Blangkejeren ,detiksatu.com || Dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Blangkejeren, Dekki Susanto, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan koordinasi dengan Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan koordinasi yang berlangsung di Mapolres Gayo Lues tersebut bertujuan memperkuat kerja sama strategis, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIB Blangkejeren serta wilayah sekitarnya.
Dalam pertemuan itu, Kalapas menegaskan pentingnya dukungan dan koordinasi berkelanjutan antara Lapas dan Polres guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, tantangan pemasyarakatan ke depan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid, bukan kerja sendiri-sendiri.
“Koordinasi ini kami lakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara Lapas Kelas IIB Blangkejeren dan Polres Gayo Lues, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Dekki Susanto.
Sementara itu, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo menyambut baik kunjungan dan inisiatif koordinasi yang dilakukan oleh Kalapas beserta jajaran. Ia menegaskan komitmen Polres Gayo Lues untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
“Polres Gayo Lues siap bersinergi dan memberikan dukungan pengamanan kepada Lapas Kelas IIB Blangkejeren. Koordinasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kerja sama dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gayo Lues,” tegasnya.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi secara berkala, memperkuat pertukaran informasi, serta menjalin kerja sama dalam pencegahan dan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan Lapas Kelas IIB Blangkejeren yang aman, tertib, dan kondusif.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa stabilitas keamanan bukan soal ego sektoral, melainkan soal kerja tim. Ketika komunikasi jalan, risiko bisa ditekan. Simple, tapi krusial.
Reporter: Kang Juna

