Tanjabbarat, detiksatu.com - Pekerjaan jalan setapak beton yang menggunakan sumber dana desa dengan nilai ratusan juta rupiah di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, menjadi sorotan. Pasalnya, lokasi proyek yang mencakup RT 07 dan RT 08, yang baru saja selesai dikerjakan pada tahun 2025, kini menunjukkan kondisi tidak layak dengan banyak bagian permukaan yang retak dan berdebu.
Pantauan media dilakukan pada Rabu (7/1/2026) pagi. Di lokasi terlihat jelas keretakan yang menyebar di berbagai titik jalan, bahkan beberapa bagian permukaan beton tampak mulai mengelupas sehingga menghasilkan debu yang cukup banyak ketika ada kendaraan atau orang yang melintas.
"Kita berharap jalan ini bisa mempermudah aktivitas sehari-hari, tapi baru beberapa bulan sudah seperti ini. Padahal anggarannya tidak sedikit," ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui di lokasi.
Untuk mendapatkan klarifikasi terkait kondisi proyek tersebut, awak media mendatangi kantor Kepala Desa Suak Labu pada hari yang sama. Sayangnya, Kepala Desa tidak berada di ruang kerjanya. Menurut salah satu pegawai staf desa, Kepala Desa sedang menghadiri rapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
"Saat ini Kepala Desa sedang keluar untuk rapat. Informasi lebih lanjut mengenai pekerjaan jalan tersebut akan kami sampaikan setelah beliau kembali dan bisa memberikan klarifikasi yang jelas," ujar pegawai staf kantor desa dalam keterangannya.
Proyek jalan setapak beton ini merupakan salah satu prioritas pembangunan desa untuk meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat. Kondisi jalan yang rusak baru setelah selesai dikerjakan membuat banyak pihak bertanya-tanya terkait kualitas pelaksanaan serta pengawasan yang dilakukan selama proses pembangunan.(Tim)

