Jakarta, detiksatu.com || WKPUB gelar syukur awal tahun 2026, doa kintas agama dipusatkan di HKBP Kramat Jati.
Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Bersama (WKPUB) kembali menggelar kegiatan Syukur Awal Tahun melalui doa bersama lintas agama yang berlangsung di Aula Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kramat Jati, Jalan Raya Bogor No. 7, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri oleh para tokoh lintas agama, perwakilan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta unsur masyarakat dari berbagai latar belakang. Acara ini merupakan agenda rutin tahunan WKPUB sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antar umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan para tamu undangan yang diiringi musik marawis AISA 5. Selanjutnya, prosesi Badan Pengurus Harian WKPUB bersama tamu VIP disambut dengan tari tor-tor dan gondang Batak yang dibawakan oleh Naposo HKBP Kramat Jati. Suasana penuh keakraban dan nuansa kebudayaan kental terasa sejak awal kegiatan.
Doa pembukaan sekaligus sambutan tuan rumah disampaikan oleh Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, selaku Pimpinan HKBP Resort Kramat Jati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan WKPUB yang kembali memilih HKBP Kramat Jati sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan lintas iman tersebut.
Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Satu Nusa Satu Bangsa, mengheningkan cipta, serta doa belarasa bagi para korban bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan panitia disampaikan oleh Linda Silaban, dilanjutkan dengan doa bersama lintas iman. Doa lintas agama dipimpin oleh para tokoh agama, yakni dari Islam oleh H. Ahmad Ridwan, S.E., M.M., Kristen Protestan oleh Pdt. Filemon Sigalingging, S.Th., Katolik oleh perwakilan Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Hindu oleh Pandita Ketut Wardika, serta Khonghucu oleh Wandi Suwardi. Sementara itu, perwakilan umat Buddha dan komunitas penghayat kepercayaan berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Umum WKPUB Jakarta, Pdt. Emeritus Hosea Sudarna, S.Th., M.Si., menyampaikan bahwa WKPUB berdiri sejak tahun 1999 pascakerusuhan Mei 1998 dan secara konsisten menggelar doa syukur lintas agama setiap tahun.
Hingga kini, kegiatan tersebut telah berlangsung selama 26 tahun tanpa terputus sebagai bagian dari ikhtiar menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.
“Kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan komitmen WKPUB untuk terus merawat persatuan bangsa di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah,” ujar Hosea.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Antonius Sinaga, M.M., M.Si., menilai kegiatan doa lintas agama sebagai wujud nyata praktik moderasi beragama. Ia menekankan pentingnya membangun relasi antarsesama sebagai saudara sebangsa, tanpa harus menghilangkan identitas keagamaan masing-masing.
“Moderasi beragama bukan berarti mencampuradukkan ajaran, tetapi saling menghormati dan hidup berdampingan dengan damai,” tuturnya.
Kegiatan Syukur Awal Tahun 2026 ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya Nusantara, di antaranya Tari Rupo Kembyang dari Banyuwangi, tarian Betawi, paduan suara lansia GPIB Horeb, permainan angklung oleh lansia HKBP Kramat Jati, drama kesenian anak-anak Pesantren Assalam yang mengangkat pesan moderasi beragama, serta atraksi barongsai yang menjadi penutup rangkaian acara.
Perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, Kepala Sub Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Eliezer Hutapea, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas peran aktif WKPUB sebagai organisasi kemasyarakatan yang konsisten menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penutup dan doa makan yang dipimpin oleh Ustadz Akmal Sidik, Ketua Bidang Sosialisasi Forum WKPUB Jakarta Timur, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama seluruh peserta dalam suasana penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan Syukur Awal Tahun 2026, WKPUB berharap semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan lintas iman dapat terus terjaga dan semakin menguat, khususnya di wilayah DKI Jakarta yang dikenal memiliki tingkat kemajemukan masyarakat yang tinggi.
Red-Ervinna

