Kegiatan yang didukung pemerintah setempat serta disupport PLN Peduli dan Rumah Zakat ini melibatkan 62 peserta dan berfokus pada penuangan 100 liter ecoenzym sebagai upaya meningkatkan kualitas air dan membantu pemulihan ekosistem Setu Pengasinan. Ecoenzym merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik rumah tangga yang ramah lingkungan dan bermanfaat untuk perbaikan kualitas air secara alami.
Selain penuangan ecoenzym, kegiatan juga diisi dengan aksi bersih lingkungan serta edukasi pilah sampah yang dilanjutkan dengan penukaran sampah terpilah dengan bahan pangan. Ketua Yayasan Peduli Lingkungan Sehat sekaligus Ketua Panitia, Indriyani Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata masyarakat, komunitas, lembaga filantropi, dan pemerintah dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan.
Momentum HPSN diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya demi kelestarian lingkungan.

