Gayo Lues,detiksatu.com || Menjelang bulan suci Ramadhan, Babinsa Posramil Dabun Gelang, Kodim 0113/Gayo Lues, mengambil inisiatif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan sosial yang sarat makna. Pada Sabtu (07/02/2026), Serma Sukino bersama anggota Babinsa lainnya menggelar kegiatan gotong royong pengecatan Masjid Al-Azlu di Desa Panglima Linting, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan aparat desa, tetapi juga tokoh masyarakat serta warga setempat. Dengan semangat tinggi, mereka bekerja sama mengecat dinding masjid, memperbaiki pagar, dan membersihkan halaman masjid agar tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan oleh masyarakat. Aktivitas ini bukan sekadar fisik, tetapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat.
Serma Sukino menekankan pentingnya kegiatan seperti ini bagi hubungan harmonis antara TNI dan warga.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan musyawarah warga. Dengan menjaga kebersihannya, kita turut menjaga kenyamanan dan semangat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Babinsa juga mengingatkan pentingnya gotong royong sebagai bagian dari budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, momen seperti ini menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Kepala Desa Panglima Linting, beserta tokoh masyarakat, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Babinsa dan seluruh warga yang terlibat. Mereka berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi agenda rutin desa, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi juga di momen-momen penting lainnya.
“Partisipasi Babinsa sangat berarti bagi kami. Selain membantu fisik, kehadiran mereka membangun motivasi dan semangat warga untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan gotong royong ini berlangsung sepanjang pagi hingga siang hari. Tidak hanya pengecatan dan pembersihan, warga juga melakukan penyusunan sarana ibadah, menata kursi dan karpet, serta memperbaiki fasilitas pendukung agar masjid siap digunakan untuk shalat berjamaah maupun kegiatan sosial lainnya.
Dengan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan warga, Masjid Al-Azlu kini tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman, menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara kolektif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan sekitar, merawat tempat ibadah, dan melestarikan budaya gotong royong adalah tanggung jawab bersama, yang akan memperkuat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
(Reporter Kang Juna)

