Gayo Lues, detiksatu.com || Perguruan Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan olahraga dan pembentukan karakter. Salah satunya melalui pelaksanaan Tapak Suci Championship IV, yang dipusatkan di SMP Muhammadiyah Gayo Lues sebagai tuan rumah.Kejuaraan pencak silat Tapak Suci tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 12 Februari 2026 hingga 16 Februari 2026. Penutupan kegiatan direncanakan sekaligus dirangkai dengan agenda Tarhib Ramadhan.
Kejuaraan ini mengusung tema Trauma Healing, yang menjadi simbol bahwa olahraga tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental serta pemulihan psikologis bagi generasi muda.Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gayo Lues. Pembukaan berlangsung khidmat namun penuh semangat, dihadiri pelatih, atlet, panitia, serta keluarga besar Muhammadiyah dari berbagai wilayah.
Ketua PDM Muhammadiyah Gayo Lues dalam sambutannya menegaskan bahwa Tapak Suci bukan hanya olahraga bela diri, melainkan sarana pendidikan karakter untuk membentuk kedisiplinan, keberanian, serta akhlak yang mulia.Tapak Suci bukan sekadar pertandingan. Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi yang kuat secara fisik, tangguh secara mental, dan luhur akhlaknya. Tema trauma healing menjadi pesan bahwa olahraga dan kebersamaan merupakan bagian dari proses pemulihan,ujarnya.Sabtu ( 14/02/2026 )
Selama pelaksanaan kejuaraan, para peserta akan bertanding dalam berbagai kategori. Atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung meriah dengan dukungan dari rekan-rekan, pendamping, serta masyarakat yang turut hadir menyaksikan.Sebagai tuan rumah, SMP Muhammadiyah Gayo Lues menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Pihak sekolah mengaku bangga karena dipercaya menjadi pusat pelaksanaan kejuaraan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membawa nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Tapak Suci Championship IV ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan semangat generasi muda di Kabupaten Gayo Lues, sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam mencetak kader-kader yang berprestasi dan berkarakter.Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, karena olahraga dinilai mampu menjadi media pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif serta tumbuh menjadi pemuda yang sehat, disiplin, dan produktif.Kejuaraan Tapak Suci Championship IV menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana pemersatu, penguatan mental, serta wadah pembinaan karakter menuju masa depan yang lebih baik.
Reporter : Dir

