Libur Nyepi–Lebaran 2026 Dimulai, Lalu Lintas Jakarta Lengang dan Didominasi Arus “Hijau”

Maret 18, 2026 | Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T10:34:03Z
Jakarta, detiksatu.com || Memasuki masa libur panjang Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 2026, kondisi lalu lintas di Jakarta terpantau jauh lebih lengang dibandingkan hari biasa. Sejumlah ruas jalan utama ibu kota didominasi warna “hijau” berdasarkan pantauan berbagai aplikasi navigasi digital, yang menandakan arus kendaraan relatif lancar tanpa hambatan berarti.

Pantauan di lapangan sejak Rabu (18/3/2026) pagi menunjukkan penurunan volume kendaraan secara signifikan, terutama pada jam-jam sibuk yang biasanya dipadati pengguna jalan. Ruas-ruas utama seperti Jalan Sudirman, MH Thamrin, hingga kawasan Gatot Subroto tampak lebih lengang, bahkan di waktu yang biasanya menjadi puncak kemacetan pagi.

Kondisi ini menjadi pemandangan yang cukup kontras dibandingkan hari kerja normal di Jakarta, di mana kepadatan lalu lintas hampir selalu terjadi, khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja. Pengamat transportasi menilai, fenomena ini tidak lepas dari dimulainya periode libur panjang serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang meninggalkan ibu kota untuk mudik atau berlibur ke luar kota.

Selain itu, penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) oleh sejumlah instansi pemerintah maupun perusahaan swasta menjelang Lebaran turut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di dalam kota. Dengan fleksibilitas bekerja dari luar kantor, banyak pekerja yang memilih untuk lebih awal bepergian ke kampung halaman.

Meski secara umum arus lalu lintas terpantau lancar, kepadatan masih ditemukan di beberapa titik tertentu, khususnya di ruas jalan tol yang mengarah ke pusat kota maupun jalur keluar Jakarta.

Beberapa titik yang mengalami perlambatan biasanya disebabkan oleh tingginya volume kendaraan, proyek pekerjaan jalan, hingga insiden kecelakaan lalu lintas yang bersifat situasional.

Libur panjang Nyepi dan Lebaran tahun ini berlangsung selama sepekan, yakni mulai 18 hingga 24 Maret 2026. Dalam periode tersebut, pemerintah juga meniadakan sejumlah kebijakan pembatasan lalu lintas seperti sistem ganjil-genap guna memberikan kemudahan dan kelonggaran bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang masih beraktivitas di dalam kota untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, meskipun kondisi jalan relatif lebih lengang. Pengendara juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan di jalan, terutama di jalur-jalur yang masih ramai.

Sementara itu, kepolisian memperkirakan kondisi lalu lintas yang relatif lancar ini akan berlangsung selama masa libur. Namun, situasi diprediksi akan berubah signifikan menjelang akhir periode liburan, seiring dengan dimulainya arus balik Lebaran yang berpotensi meningkatkan volume kendaraan secara drastis, baik di jalan tol maupun jalan arteri menuju Jakarta.

Dengan demikian, meskipun saat ini Jakarta menikmati kondisi lalu lintas yang lebih bersahabat, masyarakat tetap diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama menjelang arus balik guna menghindari kepadatan yang berpotensi kembali terjadi.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Libur Nyepi–Lebaran 2026 Dimulai, Lalu Lintas Jakarta Lengang dan Didominasi Arus “Hijau”

Trending Now