Jusuf Kalla Resmikan Masjid Pertama Indonesia di Yokohama Jepang, Simbol Persatuan Muslim Dunia

Redaksi
April 11, 2026 | April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T13:25:20Z
Masjid As-Sholihin Yokohama, Jepang, diresmikan pada Jumat, 10 April 2026 oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla.(Foto: Humas CQF)

Jepang,detiksatu.com || Masjid As-Sholihin Yokohama resmi berdiri sebagai tonggak baru syiar Islam di Jepang. Peresmian masjid Indonesia pertama di kota pelabuhan itu berlangsung hari ini dan dihadiri sejumlah tokoh penting dari Tanah Air.

Masjid As-Sholihin Yokohama diresmikan pada Jumat, 10 April 2026 oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla. 

Peresmian tersebut turut dihadiri Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula, serta tokoh masyarakat dan komunitas Muslim Indonesia di Jepang.

Menjawab Kebutuhan Umat
Kehadiran Masjid As-Sholihin Yokohama menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak umat Islam di kota tersebut yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan tempat ibadah. 
Inisiatif pembangunan masjid ini berangkat dari keresahan komunitas Muslim Indonesia di Yokohama yang kemudian bergerak mencari lahan sekaligus menggalang dana.

Gerakan tersebut tidak berjalan sendiri. Dukungan luas mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, tokoh publik, artis, hingga influencer. 

Partisipasi umat Islam lintas negara juga menguatkan langkah ini, dengan lebih dari satu juta Muslim dari Indonesia dan berbagai negara lain tercatat ikut berwakaf.

Gotong Royong Lintas Bangsa

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa berdirinya masjid ini merupakan bukti nyata kekuatan gotong royong umat Islam di seluruh dunia.

“Upaya mendirikan masjid ini membutuhkan kerja sama, gotong royong dari seluruh masyarakat Tanah Air dan juga dari berbagai negara. Ini merupakan amal sholeh yang baik untuk kita semua,” ujar Jusuf Kalla.

Ia juga menyoroti karakter masyarakat Jepang yang dinilai telah mencerminkan nilai-nilai akhlak Islam, seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan kebersihan. 

Menurutnya, hal tersebut menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia.

Masjid sebagai Simbol Persatuan
Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid As-Sholihin Yokohama diharapkan menjadi ruang pemersatu umat Islam dari berbagai latar belakang organisasi dan mazhab.

“Masjid ini di samping tempat ibadah, juga tempat mempersatukan masyarakat. Masjid kita bisa dihadiri orang NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, Persis, ya datang ke masjid bersama-sama, kita mazhab bisa berbeda, tapi tetap masjidnya sama, itulah yang menjadikan kita bersatu, bersama-sama, karena itulah kita perlu masjid ini,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, pendidikan, serta kemajuan umat. 

“Kita perlu bersyukur telah meresmikan masjid yang menjadi tempat ibadah, tempat persatuan, tempat pendidikan, dan tempat memajukan masyarakat serta anak-anak kita semua,” tuturnya.

Dari Timur ke Barat, Pahala Mengalir
Sementara itu, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Fatih Karim, mengungkapkan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan masjid tersebut.

“Inilah masjid, tempat di mana orang berkumpul dan bercerita kepada Tuhannya tentang hajat-hajat mereka. Inilah masjid yang kita bangun bersama, dari timur tempat matahari terbit hingga terbenam di barat,” ujarnya.

Ia juga mendoakan para pewakaf yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. 

Saya berdoa kepada Allah, semoga mereka yang berwakaf, setiap matahari terbit dari Jepang mereka mendapatkan pahala, dan ketika terbenam di barat mereka juga mendapatkan pahala,” kata Ustadz Fatih Karim.

Ekspansi Dakwah Global
Ia menegaskan, Masjid As-Sholihin Yokohama adalah milik umat yang dibangun dengan dana umat. 

Selain proyek tersebut, Cinta Quran Foundation juga tengah mengembangkan pembangunan masjid Indonesia pertama di Edmonton, Kanada Barat.

Di dalam negeri, gerakan serupa terus berjalan melalui program pembangunan 99 masjid bersama Masjid Nusantara, sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat dan memperkuat peran masjid dalam kehidupan umat.

Kehadiran Masjid As-Sholihin Yokohama tak hanya menjadi simbol keberadaan Muslim Indonesia di Jepang, tetapi juga cerminan solidaritas global umat Islam, dari timur hingga barat, terhubung dalam satu tujuan, yakni membangun peradaban berbasis iman dan persatuan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jusuf Kalla Resmikan Masjid Pertama Indonesia di Yokohama Jepang, Simbol Persatuan Muslim Dunia

Trending Now