Pekalongan, detiksatu.com II Momentum Halal Bihalal Persatuan Kepala Desa dan Lurah Bahurekso Kabupaten Pekalongan digelar di Hotel Grand Dian Pekalongan pada Rabu (15/4), tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga forum strategis untuk memperkuat konsolidasi pemerintahan desa bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, SS., MM., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Ruben Fasa Prabu, SH., Kepala Dinas DPPKAD Edy Herijanto, S.Sos., M.A.P., Kepala Dinas PMD Agus Dwi Nugroho, S.STP., M.A.P., Kepala Inspektorat Drs. Ali Riza, M.Si., serta perwakilan Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. yang diwakili Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H.
Hadir pula Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., para camat, dan seluruh kepala desa se-Kabupaten Pekalongan.
Ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso, Soedomo, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting yang sempat lama dinantikan. Ia menyebutkan bahwa silaturahmi antar kepala desa memiliki peran besar dalam menjaga kekompakan serta mendukung kelancaran tugas di lapangan.
“Melalui halal bihalal ini, kita bisa kembali berkumpul, mempererat hubungan, dan saling menguatkan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang selama ini turut menjaga keamanan desa, sehingga kami bisa bekerja dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Soedomo juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan, sekaligus berharap hubungan harmonis antara pemerintah desa dan instansi terkait dapat terus terjaga.
Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk menjadikan momen tersebut sebagai titik awal memperkuat kinerja dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor.
“Halal bihalal ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi juga bagaimana kita membangun semangat baru dalam bekerja. Kita harus meningkatkan etos kerja dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang kita hadapi bersama,” katanya.
Ia mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih menjadi kendala utama dalam pelaksanaan pembangunan. Penurunan anggaran, menurutnya, berdampak langsung pada kemampuan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembangunan, termasuk di tingkat desa.
“Kita harus jujur bahwa kondisi anggaran saat ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, ini bukan alasan untuk berhenti. Kita harus kreatif dan mencari peluang, termasuk menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat,” jelasnya.
Selain itu, Sukirman juga menyoroti persoalan infrastruktur yang masih menjadi keluhan masyarakat. Ia menyebut bahwa kerusakan jalan di berbagai wilayah harus menjadi perhatian bersama, karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
“Infrastruktur adalah wajah daerah. Kalau jalannya rusak, maka kesan pertama masyarakat juga kurang baik. Oleh karena itu, kami bersama DPRD berkomitmen melakukan efisiensi anggaran untuk mempercepat pembangunan infrastruktur,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi dukungan DPRD Kabupaten Pekalongan, khususnya peran Wakil Ketua DPRD Ruben Fasa Prabu, dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Lebih jauh, Sukirman mengingatkan para kepala desa untuk tetap menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang kerap muncul di tengah masyarakat.
“Kita harus bijak dalam menyikapi berbagai persoalan. Jangan sampai hal-hal kecil diperbesar dan menimbulkan kegaduhan. Komunikasi dan koordinasi menjadi kunci utama,” tambahnya.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Para peserta tampak saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta berdiskusi secara informal mengenai berbagai persoalan di desa masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para kepala desa. Dengan kebersamaan tersebut, Kabupaten Pekalongan diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan terus melangkah menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.(AR)