Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Api hingga Solar Cell Milik KKB

Redaksi
April 22, 2026 | April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T04:29:54Z

NDUGA, Detiksatu.com ||  Satuan Tugas (Satgas) Yonif 300/Brajawijaya di bawah Komando Operasi TNI Habema berhasil menggagalkan potensi ancaman keamanan dengan mengamankan sejumlah persenjataan dan perlengkapan milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pengungkapan ini terjadi di wilayah Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).
 
Operasi pengejaran dan penyisiran ini dilakukan secara intensif selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026. Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas laporan intelijen yang menunjuk keberadaan markas sementara kelompok tersebut di wilayah pedalaman.
 
Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.
 
Dari hasil penggeledahan, pasukan berhasil menyita berbagai jenis alat perang yang diduga kuat digunakan untuk aksi kekerasan. Barang bukti yang diamankan antara lain:
 
- Senjata Api: 1 pucuk pistol revolver kaliber .38 Special dan 4 pucuk senapan angin.
- Munisi: Peluru kaliber 9 mm, 5,56 mm, dan GLM 40 mm, serta puluhan peluru senapan angin dan magazen.
- Perlengkapan Lain: Alat komunikasi (Handy Talky dan telepon genggam), teropong, busur panah, dan senjata tajam.
- Fasilitas Pendukung: Unit panel surya (solar cell) yang diduga digunakan sebagai sumber listrik untuk operasional kelompok di wilayah terpencil.
 
Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja prajurit di lapangan. Ia menilai keberhasilan ini bukti kerja sama tim yang solid dan profesionalisme yang tinggi.
 
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid serta komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah,” ujar Joko kepada wartawan Selasa 21 April 2026
 
Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan dan pedalaman bukan hanya untuk penegakan keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sipil serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
“TNI akan terus hadir untuk memberikan rasa aman masyarakat serta menjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya.
 
Dengan disitanya sejumlah persenjataan dan peralatan pendukung ini, diharapkan kemampuan operasional kelompok tersebut dapat dilumpuhkan secara signifikan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan di Nduga dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal, aman, dan lancar.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Api hingga Solar Cell Milik KKB

Trending Now