NAGEKEO, DETIKSATU.COM || Panen Raya Jagung serentak tahun 2026 oleh Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi,S.I.K.,M.H di Watukesu, RT 020, Kelurahan Danga, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui sinergi bersama kelompok Wanita Tani Muda Kreasi dan Dinas Pertanian, persiapan Panen Raya Jagung kurtal II Tahun 2026 diharapkan berjalan sukses sekaligus memperkuat produktivitas pertanian serta ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Nagekeo.
Komitmen Polres Nagekeo AKBP Rachmat Salihi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui keterlibatan langsung di lapangan.
Jajaran Polres Nagekeo melaksanakan peninjauan lahan jagung di Watukesu, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, sebagai bagian dari persiapan Panen Raya Jagung, pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K.,M.H, didampingi Lurah Danga Hans Lado, Bhabinkamtibmas Kelurahan Danga,dan anggota Sat Binmas Polres Nagekeo.
Peninjauan tersebut dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi lahan dan pertumbuhan tanaman jagung milik Kelompok Wanita Tani Muda Kreasi yang diproyeksikan menjadi lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian yang nyata ini sangat penting dalam memastikan kesiapan sektor pertanian lokal sekaligus mendukung agenda strategi ketahanan pangan yang terus digelontarkan pemerintah bersama institusi Polri.
Kehadiran kepolisian di tengah-tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan bukan semata-mata tanggung jawab petani, tetapi menjadi gerakan bersama berbagai lintas sektor.
Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai memasuki masa panen, aparat kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman, kualitas pertumbuhan, hingga kesiapan teknis dalam pelaksanaan panen raya.
Situasi tersebut menggambarkan bahwa kerja nyata sinergitas antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Nagekeo.
AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K.,M.H menegaskan bahwa kegiatan peninjauan ini bukan sekedar agenda seremonial, melainkan bentuk keseriusan Polres Nagekeo dalam memastikan ketahanan pangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurut AKBP Rachmat Salihi keberhasilan sektor pertanian akan berdampak langsung terhadap ketahanan ekonomi masyarakat Nagekeo.
“Peninjauan ini penting untuk memastikan kesiapan lahan serta kondisi tanaman jagung sebelum pelaksanaan Panen Raya Kuartal II Tahun 2026. Polres Nagekeo sangat mendukung penuh upaya penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama kelompok tani dan Dinas Pertanian,”ujar AKBP Rachmat di sela kegiatan.
Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh semangat. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat respon positif dari masyarakat tani yang menilai dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
AKBP Rachmat Salihi, berharap Program Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan produksi pertanian masyarakat, namun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah dan petani mampu memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi dan perubahan iklim yang terus berkembang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Pertanian Nagekeo, Kadis Pangan Nagekeo, Kadis Perikanan Nagekeo, Kepala Balai Pusat Statistik Nagekeo, Katimker Penyuluhan Pertanian Nagekeo, Camat Aesesa, Lurah Danga, Kepala Bulog Mbay, Penyuluh Pertanian Danga, Danramil 1625-05 Aesesa, Ketua RT 020, Ketua Kelompok Wanita Muda Kreasi dan Pemilik Lahan Bapak Thomas Mega Maso. ***(Stef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar