detiksatu.com

detiksatu.com

Iklan

Seorang Lansia di Tapian Nauli Beberkan Alasan Kecewa dengan Layanan Administrasi Bantuan

Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026 | Sabtu, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T13:10:08Z
Tapanuli tengah,detiksatu.com || Seorang ibu lansia yang tampak kecewa di koridor sebuah kantor pelayanan publik. Saat ditemui, lansia tersebut tengah meluapkan kekesalannya akibat rumitnya prosedur birokrasi yang harus ia lalui demi mengurus administrasi bantuan sosial.

Ketika dimintai keterangan oleh awak media pada hari Sabtu 16 mei 2026 mengenai alasan di balik kekecewaannya, ibu tersebut membeberkan kronologi penolakan berkas yang dialaminya secara bertubi-tubi.

Ia menjelaskan bahwa awalnya ia sudah mengikuti arahan dari pihak kepala lingkungan (kepling) untuk mendatangi Kantor Camat dengan membawa dokumen Kartu Keluarga (KK) serta foto fisik rumahnya. Namun, sesampainya di lokasi, petugas menolak berkas tersebut dengan alasan foto yang dibawa tidak dilengkapi dengan titik koordinat lokasi.

"Kemarin kepling datang ke rumah, katanya besok datang ke kantor camat bawa KK sama foto rumah. Katanya aman. Pas saya datang bawa foto, malah disalahkan. Katanya harus ada titik koordinatnya," ungkap ibu tersebut kepada awak media dengan nada kesal.

Mendengar penjelasan petugas, ia pun terpaksa pulang kembali ke rumah untuk mengambil ulang foto rumah yang menyertakan titik koordinat sesuai permintaan. Ironisnya, perjuangan tersebut kembali berujung sia-sia. Setelah melengkapi berkas baru dan kembali mengantre, pihak pelayanan justru kembali menolak dokumennya.

Sudah kami kasih (foto dengan titik koordinat), ditolak lagi, ditolak lagi," tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, awak media yang berada di lokasi turut bersimpati atas beban fisik dan mental yang harus ditanggung oleh sang ibu. Pasalnya, selain harus bolak-balik dalam kondisi fisik yang sudah lansia, ia juga terpaksa meninggalkan urusan rumah tangganya demi mengurus bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tersebut.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai asal daerahnya, lansia tersebut menerangkan bahwa ia merupakan warga Dusun II Panakkalan, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan pihak-pihak terkait berharap agar sistem birokrasi untuk bantuan sosial dapat dievaluasi kembali, khususnya bagi warga lansia agar mendapatkan kemudahan tanpa harus dipersulit oleh aturan teknis yang kurang disosialisasikan sejak awal.(jh)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Seorang Lansia di Tapian Nauli Beberkan Alasan Kecewa dengan Layanan Administrasi Bantuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now