Charles Gozali dan Badut Gendong Dominasi Festival Film Horor edisi VII, Borong Tiga Penghargaan Bergengsi

Redaksi
Minggu, 14 Juni 2026 | Minggu, Juni 14, 2026 WIB Last Updated 2026-06-14T01:34:11Z
Jakarta,Detiksatu.com || Film horor lokal Badut Gendong tampil sebagai pemenang dalam Festival Film Horor (FFH) edisi ketujuh yang digelar pada 13 Juni 2026. Karya arahan sutradara Charles Gozali tersebut sukses menyabet predikat Film Terpilih sekaligus mengantarkan sang sutradara meraih penghargaan Sutradara Terpilih.

Tak hanya itu, dominasi Badut Gendong semakin lengkap setelah film tersebut juga membawa pulang penghargaan Director of Photography (DoP) Terpilih yang diraih Hani Pradigya. Dengan total tiga penghargaan, Badut Gendong menjadi film paling bersinar pada periode penjurian FFH kali ini.

Festival Film Horor memiliki sistem penilaian yang berbeda dari ajang penghargaan film pada umumnya. Setiap bulan, dewan juri menilai seluruh film horor yang tayang dalam periode tertentu tanpa menetapkan nominasi terlebih dahulu. Untuk periode 13 Mei hingga 12 Juni 2026, terdapat lima film yang masuk dalam penilaian, yakni Sekawan Limo 2, Gudang Merica, Tumbal Proyek, Badut Gendong, dan Monster Pabrik Rambut.

Ketua Juri FFH, Ismail, mengungkapkan bahwa Badut Gendong dipilih sebagai Film Terpilih karena mampu menghadirkan kombinasi kuat antara budaya lokal, alur cerita yang runtut, dan logika cerita yang tetap dapat diterima oleh penonton.

“Badut Gendong bukan hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mampu menyampaikan cerita yang masuk akal dan mudah diterima audiens. Unsur budaya yang diangkat menjadi nilai tambah yang kuat,” ujar Ismail.

Keberhasilan film ini tak lepas dari tangan dingin Charles Gozali sebagai sutradara. Dewan juri menilai Charles berhasil menerjemahkan skenario menjadi tontonan horor yang efektif, menjaga ritme cerita, serta membangun narasi yang mudah dipahami tanpa menghilangkan unsur ketegangan.

“Charles Gozali berhasil mengemas cerita dengan baik sehingga mampu memberikan pengalaman menonton yang menarik sekaligus tetap menjaga kualitas penceritaan,” kata Ismail.

Sementara itu, penghargaan Pemeran Pria Terpilih diberikan kepada Benedictus Siregar melalui penampilannya dalam Sekawan Limo 2. Adapun Pemeran Wanita Terpilih diraih Callista Arum berkat perannya dalam Tumbal Proyek.

Untuk kategori sinematografi, Hani Pradigya dari Badut Gendong dinilai berhasil menghadirkan visual yang kuat dan mendukung atmosfer cerita. Kualitas pengambilan gambar yang ditampilkan menjadi salah satu elemen penting yang memperkuat pengalaman horor bagi penonton.

Meski Badut Gendong keluar sebagai juara utama, FFH menegaskan bahwa seluruh film yang dinilai pada periode ini tetap layak mendapat apresiasi. Namun, berdasarkan penilaian dewan juri, Badut Gendong dianggap sebagai karya yang paling menonjol dan berhasil menetapkan standar tertinggi dalam periode penjurian kali ini.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Charles Gozali dan Badut Gendong Dominasi Festival Film Horor edisi VII, Borong Tiga Penghargaan Bergengsi

Trending Now

Iklan