Serdang Bedagai, detiksatu.com || 24 Juni 2026 .Lambannya pelayanan administrasi kependudukan kembali menjadi sorotan. Ikoriansyah, mahasiswa STIKES Widya Husada Medan, mendesak Gubernur Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyusul dugaan lambannya penanganan dokumen yang berdampak pada terhambatnya hak pelayanan kesehatan masyarakat.
Desakan tersebut muncul setelah Ikoriansyah mendampingi keluarga Muhammad Syafii, seorang pasien yang tengah menjalani perawatan kritis di Rumah Sakit Binakasih. Menurutnya, proses pengurusan administrasi kependudukan yang diperlukan untuk mengakses layanan kesehatan mengalami kendala karena data pasien dilaporkan hilang dari sistem.
Ikoriansyah menjelaskan, keluarga pasien telah memenuhi berbagai persyaratan yang diminta, termasuk membawa dokumen pendukung dari pihak kepolisian serta menghadirkan anggota keluarga yang sedang menjaga pasien di rumah sakit ke kantor Disdukcapil. Namun, hingga saat itu proses penyelesaian administrasi belum juga mendapatkan kepastian.
“Ini adalah potret nyata bagaimana birokrasi yang lambat dapat berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Keluarga pasien sudah berupaya memenuhi seluruh prosedur yang diminta, tetapi tetap belum mendapatkan solusi yang cepat. Dalam kondisi darurat seperti ini, pelayanan publik seharusnya hadir memberikan kemudahan,” ujar Ikoriansyah.
Ia menilai program-program peningkatan kesejahteraan dan jaminan kesehatan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak akan berjalan optimal apabila pelayanan birokrasi di tingkat pelaksana masih lamban dan kurang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Rakyat yang sedang berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan tidak boleh menjadi korban akibat persoalan administrasi yang berlarut-larut. Pemerintah harus memastikan setiap warga memperoleh haknya tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu,” tegasnya.
Ikoriansyah berharap Gubernur Sumatera Utara dapat turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Disdukcapil Sergai. Menurutnya, reformasi pelayanan publik perlu dilakukan agar birokrasi menjadi lebih cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Keselamatan dan kesejahteraan warga harus menjadi prioritas utama. Pelayanan administrasi yang menyangkut kebutuhan mendesak masyarakat, terutama di bidang kesehatan, harus ditangani secara cepat dan profesional,” pungkasnya.
(Reporter Kang Juna)