Nduga, Detiksatu.com || Badan Pengurus Departemen Pemuda kordinator kabupaten Nduga Melantik Panitia Seminar Dan Ibadah Akbar se-kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan
Pelantikan tersebut berlangsung pada Minggu 14 /6/ 2026 di gedung Kantor Klasis kingmi di kenyam, dihadiri oleh 89 peserta dari berbagai denominasi Gereja -Gereja yang berkedudukan di ibu kota kenyam. Dalam kesempatan tersebut ketua departemen pemuda Sipe Kelnea,S.Pd.k Melantik ketua panitia Kristina Tudam dan Sekretaris umum Ribenus Gwijangge,M.Th dalam rangka memimpin Panitia Seminar Dan Ibadah Akbar se-kabupaten
" kami Lantik panitia ini untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam mempersiapkan kegiatan beberapa waktu kedepan, kami juga mengajak pemuda yang berada diluar kota kenyam perlunya membangun kolaborasi dan kerjasama mendukung berbagai kegiatan kepemudaan" kata sipe usai Lantik panitia
Sipe menjelaskan kegiatan seminar tersebut bertujuan untuk membina generasi mudah agar masa depan mampu memegang stafet Gereja serta menjaga kampung , alam, gereja serta manusia Nduga
" Melalui Seminar ini kami mempersiapkan Pemuda -pemudi yang kelak menjadi penerus Gereja dan masyarakat ditengah berbagai persoalan konflik ". ujarnya
Ia juga mengajak seluruh Denominasi Gereja -Gereja yang berkedudukan di kabupaten nduga bahkan gereja-gereja yang sejak 2018 terdampak situasi pengungsian, untuk terlibat dalam Seminar ini supaya ada kekuatan besar yang bisa melindungi umat Tuhan". Tegasnya
panitia targetkan 3.000 peserta dari berbagai unsur Denominasi Gereja bahkan kalangan Pemuda. Menurut Sipe pemuda menjadi peranan penting dalam mempersiapkan kader Gereja dan Pemerintah.
Lebih lanjut, direncanakan kegiatan seminar dan ibadah Akbar se-kabupaten akan berlangsung pada September 2026 mendatang di ibu kota kenyam kabupaten Nduga.
"Panitia rencanakan hari H kegiatan seminar pada bulan September 2026 mendatang " kata sipe
Ia berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi antar pemuda memperkuat kekuatan meskipun berasal dari Gereja yang berbeda.
" Walaupun Gereja kita berbeda tetapi kita memiliki satu iman, satu tujuan dan satu kabupaten membangun. Saat ini Nduga membutuhkan persatuan Pemuda untuk menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan yang sedang terjadi di kabupaten Nduga". Tegasnya Sipe mengakhiri pernyataannya
Reporter Inggi Kogoya

