Polresta Jayapura Kota,detiksatu.com || Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua bersama Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota melaksanakan kunjungan dan penilaian Lomba Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kampung Tahima Soroma Pulo Kosong, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (18/6) Siang.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Direktorat Resnarkoba Polda Papua, KOMPOL Sobirin, didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K., bersama tim penilai, personel Satresnarkoba, Bhabinkamtibmas, serta dihadiri perangkat kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, AKP Febry V. Pardede menegaskan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"Kampung Tangguh Bebas Narkoba bukan hanya menjadi program seremonial, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, KOMPOL Sobirin juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah menganggap remeh bahaya narkotika maupun bahan adiktif lainnya. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda, memicu tindak kriminal, serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Narkotika dan bahan berbahaya sejenis lainnya merupakan ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat. Dampaknya bukan hanya kepada pengguna, tetapi juga terhadap keluarga, lingkungan, dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas Kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama.," tegas KOMPOL Sobirin.
Selama kegiatan berlangsung, Tim Penilai Direktorat Resnarkoba Polda Papua melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penilaian, sekaligus memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan.
Ketua RT Kampung Tahima Soroma Pulo Kosong, Hariman, menyampaikan komitmen warga untuk mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba serta siap bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sementara itu, tokoh agama Imam La Angga mengungkapkan keprihatinannya terhadap adanya indikasi penyalahgunaan narkotika di kalangan anak muda. Ia berharap kehadiran Polri dapat terus memberikan pendampingan dan tindakan nyata dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat La Eya berharap sosialisasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif narkoba serta konsekuensi hukum yang ditimbulkan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Tim Penilai Direktorat Resnarkoba Polda Papua, personel Polresta Jayapura Kota, perangkat kampung, tokoh masyarakat, dan warga sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Kampung Tahima Soroma Pulo Kosong sebagai Kampung Tangguh Bebas Narkoba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, sekaligus menjadi bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

