Kopdes Merah Putih Sedati Berprogres, Tujuh Desa Ditarget Rampung Tahun Ini

Redaksi
Jumat, 12 Juni 2026 | Jumat, Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T08:26:20Z
Sidoarjo, detiksatu.com | | Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, terus menunjukkan perkembangan. Dari total 16 desa, tujuh desa telah masuk tahap progres, sementara dua desa di antaranya disebut telah menyelesaikan tahapan pembangunan.

Plt Camat Sedati, Dedy Kurniawan Wibowo, mengatakan pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar pelaksanaan Kopdes Merah Putih berjalan sesuai rencana.

"Saat ini sudah berjalan. Dari 16 desa, sebagian sudah masuk progres. Ada tujuh desa yang sudah berjalan dan dua di antaranya sudah selesai, yaitu Desa Pabean dan Desa Kwansang," kata Dedy saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/06/2026).

Dedy menjelaskan sejumlah desa lainnya masih dalam proses, di antaranya Desa Betro, Pepe, Cemandi, Sedatiagung, Semampir, dan Pranti.

"Khusus Desa Pranti, lokasi lahan sudah tersedia melalui mekanisme pinjam pakai lahan. Saat ini masih menunggu proses pengurukan lahan," terangnya.

Menurutnya, proses pengurukan tersebut telah diajukan melalui usulan dukungan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui dinas terkait.

"Surat permohonan sudah diajukan dan sudah mendapatkan persetujuan. Tinggal proses pengurukan dan tindak lanjut usulan anggaran melalui dinas terkait," jelasnya.

Terkait persoalan relokasi usaha optik di Desa Betro yang sempat menjadi perhatian masyarakat, Dedy menyebut hal tersebut berkaitan dengan proses penataan lokasi pembangunan.

"Awalnya sudah ada mekanisme dari kepala desa saat melakukan sosialisasi. Sudah ada kesepakatan, kemudian setelah konsep gambar selesai ada pihak optik yang menginginkan tetap berada di bagian depan," ujarnya.

Dedy mengatakan pemerintah desa terus melakukan komunikasi agar proses penataan lokasi berjalan sesuai rencana.

"Saat ini pembangunan sudah berjalan. Beberapa kios sudah selesai, terutama bagian sisi barat. Untuk bangunan Kopdes Merah Putih juga sudah masuk tahap pembangunan," ungkapnya.

Menurut Dedy, tujuan utama Kopdes Merah Putih bukan hanya pembangunan fisik, tetapi bagaimana koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

"Program ini sangat baik karena tujuannya meningkatkan perekonomian di tingkat desa, termasuk meningkatkan pendapatan desa melalui kegiatan usaha koperasi," katanya.

Ia menilai Kecamatan Sedati memiliki potensi ekonomi yang besar karena letaknya strategis dan jumlah penduduk yang cukup banyak.

"Potensi wilayah Sedati cukup besar. Ini menjadi peluang agar program tersebut bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Dalam pelaksanaan program tersebut, pemerintah kecamatan melakukan pendampingan serta koordinasi bersama pemerintah desa.

"Sejak awal kami melakukan sosialisasi, pembahasan lokasi, dan pemantauan perkembangan pembangunan sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Dedy menyebut beberapa desa masih menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan, terutama bagi desa yang belum memiliki Tanah Kas Desa (TKD).

"Beberapa desa melakukan permohonan penggunaan aset daerah karena belum memiliki TKD. Saat ini masih menunggu proses dan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo," terangnya.

Menurut Dedy, tantangan berikutnya berada pada pengelolaan koperasi setelah pembangunan selesai.

"Tantangannya nanti pada manajemen pengelolaan. Akan ada pengurus koperasi dan manajer. Konsepnya nanti seperti ritel modern, sehingga diharapkan membuka peluang kerja dan memberikan dampak ekonomi," katanya.

Dedy juga membuka peluang keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam kegiatan Kopdes Merah Putih.

"Tentu bisa. Produk masyarakat seperti telur, minyak, makanan ringan, dan usaha rumahan dapat menjadi bagian dari kegiatan usaha koperasi sesuai kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Ia berharap keberadaan Kopdes Merah Putih mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Tujuan akhirnya bukan hanya pembangunan fisik koperasi, tetapi bagaimana koperasi tersebut benar-benar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Dedy menargetkan pembangunan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Sedati dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Targetnya Juli sampai Agustus 2026 pembangunan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Sedati diharapkan sudah selesai," tandasnya. (bgs)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kopdes Merah Putih Sedati Berprogres, Tujuh Desa Ditarget Rampung Tahun Ini

Trending Now

Iklan