Bangka Belitung,detiksatu.com ||
Gedung pusat daur ulang sampah di Desa Pemali,Kecamatan Pemali seharusnya mendapat nilai tambah dari daur ulang sampah seperti pupuk organik.
Kenyataan dilapangan pusat daur ulang Sampah yang dibangun mengunakan Dana DAK tahun 2021 sebesar Rp.600 juta berikut peralatannya terkesan tidak ada manfaat dan mubazir.walaupun bangunan berikut peralatannya sudah diserahkan kedesa Pemali.
Pusat daur ulang sampah tersebut dikelolah oleh KSM Serumpun Sejahtera Desa pemali kecamatan pemali.dan sekarang gedungnya terlihat rusak seperti atap,pintu besinyasudah pada copot,dan halamannya ditumbuhi lalang setinggi pinggang manusia.
Warga Desa pemali San mengatakan sangat disayangkan peralatan yang ada dipusat daur ulang sampah ini banyak yang hilang seperti sepeda motor roda tiga ,mesin pencacah dan lainnya sampai sekarang tidak kelihatan lagi.
Untuk itu kami berharap kepada aparat penegak.hukum (APH)dalam hal.ini.kejaksaan dan polri segera mengusut kemana peralatan tersebut digunakan karna semenjak diserakan kedesa sampai saat ini barang tersebut tidak kelihatan.
Sementara itu Kepala Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Boy Yandra ketika dikonfirmasi terkait pusat daur ulang sampah tersebut mengatakan.gedung bangunan tersebut sudah kita serahterimakan dengan Desa Pemali jadi yang bertanggung jawab ada di Desa Pemali, ujarnya ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya Rabu(15/7/26)
Sementara itu terkait tidak difungsikannya pusat daur ulang sampah tersebut kami meminta kejaksaan dan Polri untuk menelisik kerugian negara atas hilangnya peralatan digedung daur ulang sampah tersebut.(Hry)