Sibolga,detiksatu.com || Terjadi kebakaran melanda Pasar Nauli Kota Sibolga pada Sabtu malam (11/7/2026). Kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 20.45 WIB dengan cepat membesar dan melalap puluhan kios yang berada di dalam kompleks pasar, menyebabkan kepanikan para pedagang dan warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api diduga pertama kali muncul dari kawasan warung pasar yang berada di lantai dasar. Dalam waktu singkat, kobaran api terus membesar dan merambat ke lantai dua hingga lantai tiga bangunan pasar, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan barang-barang milik pedagang.
Menerima laporan dari masyarakat, Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Pemadam Kebakaran langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil penyuplai air dari Perumda PDAM Tirta Nauli Sibolga.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah turut membantu dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit kendaraan penyuplai air dari TNI AD.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar Kota Sibolga dan Damkar Kabupaten Tapanuli Tengah bersama personel Polres Sibolga, TNI AD, Satpol PP, BPBD Kota Sibolga, serta warga setempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman. Besarnya kobaran api yang melahap bangunan di lantai satu, dua, dan tiga membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
Sejumlah pedagang tampak hanya bisa menyaksikan kios dan barang dagangan mereka hangus terbakar. Kobaran api yang sangat besar membuat banyak pemilik kios tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.
Hingga larut malam, petugas masih terus berupaya melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Sementara itu, pihak Polres Sibolga melalui Unit Identifikasi (Inafis) telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait sumber api serta penyebab terjadinya kebakaran. Tim Inafis telah berada di lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah TKP.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kios yang terbakar maupun total kerugian yang ditimbulkan. Namun, kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat banyaknya kios dan barang dagangan yang hangus dilalap si jago merah.(Js)