Batu Pirus Jadi Koleksi, Pasar Cipanas Cianjur Jadi Salah Satu Titik Perburuan Kolektor

Batu Pirus Jadi Koleksi, Pasar Cipanas Cianjur Jadi Salah Satu Titik Perburuan Kolektor

Agustus 09, 2026 | Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T07:10:24Z
CIANJUR,DETIKSATU.COM || Batu pirus atau turquoise masih menjadi salah satu jenis batu yang menarik perhatian penghobi dan kolektor batu permata. Di Pasar Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, koleksi batu pirus dengan beragam warna, corak, dan bentuk cincin diperjualbelikan kepada para penggemarnya.

Salah satu pedagang, Hambali, mengatakan batu-batu pirus yang dimilikinya memiliki karakter berbeda, mulai dari warna biru terang, biru kehijauan hingga batu dengan matriks atau pola alami berwarna cokelat.
Hambali yang berjualan di kawasan Cipanas Market mengatakan minat terhadap batu pirus tidak hanya datang dari pembeli umum, tetapi juga kolektor yang secara khusus mencari batu dengan karakter tertentu.

“Setiap batu punya karakter sendiri. Ada yang dicari karena warna birunya, ada juga yang menarik karena corak atau matriksnya,” ujar Hambali.Minggu (9/8)

Menurut dia, penilaian terhadap batu pirus tidak cukup hanya melihat bentuk luarnya. Warna, pola, tekstur, kondisi permukaan hingga asal-usul batu menjadi sejumlah pertimbangan yang diperhatikan oleh penghobi.

Hal serupa disampaikan kolektor Yusuf. Menurut dia, daya tarik batu pirus terletak pada keunikan setiap batu karena corak yang muncul pada permukaannya tidak selalu sama.

Sementara kolektor lainnya, Iwan, menilai proses memilih batu membutuhkan ketelitian. Kolektor biasanya membandingkan warna, pola matriks, tingkat keutuhan serta karakter batu sebelum menentukan pilihan.

“Bagi kolektor, bukan sekadar bagus dilihat. Karakter batunya juga menjadi pertimbangan,” kata Iwan.

Salah satu koleksi yang menjadi perhatian dalam dokumentasi tersebut adalah batu yang diberi nomor 21. Secara kasatmata, batu itu memiliki warna biru turquoise yang cukup dominan dengan pola alami yang kontras.

Namun, penilaian berdasarkan foto maupun pengamatan mata telanjang belum dapat memastikan tingkat keaslian, kualitas mineral, asal batu, maupun apakah batu tersebut telah melalui proses stabilization, pewarnaan, atau perlakuan lainnya.

Karena itu, untuk memastikan kualitas dan keaslian batu pirus secara lebih akurat, diperlukan pemeriksaan langsung dan, bila diperlukan, pengujian gemologi.(Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Batu Pirus Jadi Koleksi, Pasar Cipanas Cianjur Jadi Salah Satu Titik Perburuan Kolektor

Trending Now