Bupati Luwu Timur Apresiasi Donor Darah di Bulan Bakti Pramuka

Bupati Luwu Timur Apresiasi Donor Darah di Bulan Bakti Pramuka

Agustus 29, 2026 | Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T02:03:20Z

LUWU TIMUR,DETIKSATU.COM || Sebuah jarum ditusukkan ke lengan. Beberapa menit kemudian, darah mengalir ke kantong penampungan. Sederhana, tetapi bagi orang lain, darah itu bisa menjadi penentu keselamatan.

Pesan itulah yang terlihat dalam kegiatan donor darah yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Timur di sekretariatnya, Jumat (28/8/2026).

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam datang meninjau langsung kegiatan yang merupakan bagian dari Bulan Bakti Gerakan Pramuka 2026 tersebut. Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, turut mendampingi.

Irwan melihat proses donor darah yang diikuti sejumlah peserta. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut karena menyentuh kebutuhan kemanusiaan yang sangat nyata: ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Donor darah ini adalah bagian dari kemanusiaan. Kita harus rutin melakukan kegiatan seperti ini,” kata Irwan.

Setetes Darah, Kepedulian yang Nyata

Bagi pemerintah daerah, donor darah bukan sekadar agenda sosial yang dilakukan dalam momentum tertentu. Kegiatan ini dinilai perlu dibangun menjadi kebiasaan.

Ketersediaan darah di rumah sakit sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, semakin banyak warga yang bersedia menjadi pendonor secara rutin, semakin besar pula peluang kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi.

Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Unit Pengelola Darah RSUD I Lagaligo Luwu Timur.

Kehadiran lembaga kesehatan itu memastikan proses donor berlangsung dengan dukungan tenaga dan fasilitas yang diperlukan.

Usai meninjau kegiatan donor, Bupati Irwan bersama dr. Ani Nurbani Irwan melihat kondisi kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur RSUD I Lagaligo dr. Irfan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Muhammad Yusri, Kabag Prokopim Sahir, pengurus Kwarcab, para pendonor dan peserta lainnya.

Bulan Bakti Pramuka pun mendapat makna tambahan. Pengabdian tidak selalu berbentuk kegiatan besar. Kadang ia hadir dalam bentuk yang sederhana: meluangkan waktu, duduk beberapa menit, lalu memberikan sebagian dari apa yang dimiliki untuk menyelamatkan orang lain.(yul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Luwu Timur Apresiasi Donor Darah di Bulan Bakti Pramuka

Trending Now