Diduga Banyak Sisa Makanan, Pelaksanaan MBG di SPPG Yayasan Mitra Wahid Kebumen Perlu Dievaluasi

Diduga Banyak Sisa Makanan, Pelaksanaan MBG di SPPG Yayasan Mitra Wahid Kebumen Perlu Dievaluasi

Selasa, 04 Agustus 2026 | Selasa, Agustus 04, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T13:24:13Z
LEBAK,DETIKSATU.COM || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, kembali menjadi sorotan setelah tim media menemukan dugaan ketidaksesuaian antara kualitas menu yang disajikan dengan tujuan program. Selain itu, sejumlah makanan disebut tidak dikonsumsi siswa hingga akhirnya terbuang.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan pada Selasa (4/8/2026), menu yang dibagikan kepada siswa terdiri atas tahu goreng serta sayur buncis dan wortel. Dari pengamatan tersebut, terdapat makanan yang tidak dimakan dan akhirnya dibuang.

Sejumlah wali murid menilai menu yang disajikan kurang menarik bagi anak-anak sehingga banyak yang tidak dikonsumsi. Mereka juga mempertanyakan apakah menu tersebut telah memenuhi standar gizi dan nilai anggaran yang ditetapkan dalam program MBG.

"Saya melihat langsung menu yang dibagikan kepada anak saya. Menurut saya kualitasnya perlu dievaluasi agar anak-anak mau menghabiskan makanannya. Tujuan program ini sangat baik, sehingga kualitas dan keseimbangan gizinya juga harus menjadi perhatian," ujar seorang wali murid.

Tim media kemudian menelusuri dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Mitra Wahid Kebumen, berlokasi di Kampung Cirompang, RT 003/RW 004, Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.

Dari hasil pemantauan, media menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu dievaluasi. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak penyelenggara maupun instansi yang berwenang.

Masyarakat berharap Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG di lokasi tersebut, termasuk menilai kesesuaian menu, kualitas makanan, serta mekanisme distribusinya agar tujuan pemenuhan gizi peserta didik benar-benar tercapai.

Selain itu, pihak sekolah diharapkan aktif menyampaikan masukan atau keberatan kepada penyedia apabila menu yang diterima dinilai tidak sesuai dengan standar maupun kurang diminati siswa, sehingga dapat segera dilakukan perbaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim DETIKSATU.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada Tim Pelaksana Institusi (TPI), pengelola Yayasan Mitra Wahid Kebumen, serta pihak terkait lainnya mengenai dugaan ketidaksesuaian menu, banyaknya makanan yang tidak dikonsumsi siswa, dan mekanisme pelaksanaan Program MBG. 

Apabila telah memberikan tanggapan, DETIKSATU.com akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Diduga Banyak Sisa Makanan, Pelaksanaan MBG di SPPG Yayasan Mitra Wahid Kebumen Perlu Dievaluasi

Trending Now