GEMPAR DPC Lebak Ajukan Audiensi ke Satgas BGN, Soroti Dapur SPPG Zavier Sangiang 1 Maja

GEMPAR DPC Lebak Ajukan Audiensi ke Satgas BGN, Soroti Dapur SPPG Zavier Sangiang 1 Maja

Agustus 09, 2026 | Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T13:07:07Z
LEBAK,DETIKSATU.COM || Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat (GEMPAR) DPC Kabupaten Lebak mengajukan permohonan audiensi kepada Satgas Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur SPPG Zavier Sangiang 1, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, yang dikelola oleh Yayasan Mitra Wahid Kebumen.

Permohonan audiensi tersebut dilakukan GEMPAR sebagai bentuk kepedulian dan pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemerintah, khususnya program MBG yang menyangkut pemenuhan gizi bagi masyarakat dan anak-anak penerima manfaat.

Ketua GEMPAR DPC Kabupaten Lebak, H. Suryadi, mengatakan pihaknya ingin memperoleh penjelasan secara langsung dari Satgas BGN mengenai pelaksanaan program MBG di SPPG tersebut.

Menurutnya, audiensi diperlukan agar berbagai informasi dan aspirasi yang berkembang di masyarakat dapat diklarifikasi secara terbuka berdasarkan data serta ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin meminta penjelasan dan klarifikasi kepada Satgas BGN. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak. Kalau pelaksanaan Dapur SPPG Zavier Sangiang 1 sudah sesuai standar dan ketentuan BGN, tentu kami ingin mendapatkan penjelasannya,” ujar H. Suryadi, Minggu (9/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, GEMPAR berencana mempertanyakan sejumlah aspek, mulai dari standar kelayakan dapur, kebersihan dan sanitasi, sarana dan prasarana, keamanan pangan, proses pengolahan makanan, kualitas dan kuantitas menu, hingga pemenuhan standar gizi.

Selain itu, GEMPAR juga akan meminta penjelasan mengenai mekanisme pengawasan terhadap tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan MBG, termasuk ahli gizi dan tenaga pendukung/asisten lapangan, mulai dari persiapan bahan makanan, proses memasak, pengemasan hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

H. Suryadi menegaskan bahwa GEMPAR tidak bermaksud menghambat pelaksanaan Program MBG. Sebaliknya, pihaknya berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai tujuan pemerintah.

“Kami mendukung program MBG. Tetapi dukungan itu harus dibarengi dengan pengawasan agar pelaksanaannya benar-benar memenuhi standar, terutama menyangkut keamanan pangan dan kandungan gizi makanan yang diterima masyarakat,” katanya.

GEMPAR juga akan menyampaikan sejumlah informasi dan aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG di Dapur SPPG Zavier Sangiang 1 kepada Satgas BGN untuk mendapatkan klarifikasi.

Menurut GEMPAR, setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus diselesaikan berdasarkan data dan fakta, bukan berdasarkan asumsi.

“Kami ingin semuanya transparan. Jika memang ada kekurangan, kami berharap dilakukan evaluasi dan perbaikan. Jangan sampai persoalan yang sebenarnya masih bisa diperbaiki justru dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

GEMPAR berharap Satgas BGN Kabupaten Lebak dapat menerima permohonan audiensi tersebut dan memberikan ruang untuk berdiskusi secara terbuka mengenai pelaksanaan MBG di Dapur SPPG Zavier Sangiang 1.

Audiensi tersebut direncanakan berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan waktu dan teknis pelaksanaan menyesuaikan dengan pihak Satgas BGN Kabupaten Lebak.

GEMPAR menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lebak dengan mengedepankan data, klarifikasi, transparansi dan ketentuan yang berlaku, demi memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GEMPAR DPC Lebak Ajukan Audiensi ke Satgas BGN, Soroti Dapur SPPG Zavier Sangiang 1 Maja

Trending Now