Kabupaten Luwu Timur Dinilai Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN

Kabupaten Luwu Timur Dinilai Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN

Agustus 26, 2026 | Agustus 26, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T03:12:51Z

MAKASSAR,DETIKSATU.COM || Pemerintah Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan mendapat sinyal positif dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam penilaian penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara. Dari sisi kualitas data, Luwu Timur dinilai telah memenuhi syarat untuk menerapkan sistem tersebut.

Catatan itu mengemuka dalam Expose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Bagi pemerintah daerah, penilaian tersebut bukan sekadar soal kelengkapan administrasi. Manajemen talenta menyangkut bagaimana pemerintah menemukan pegawai yang memiliki potensi dan kinerja terbaik, kemudian mengembangkannya dan menempatkannya pada posisi yang sesuai.

Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, mengatakan manajemen talenta harus dipandang sebagai strategi pengelolaan aparatur, bukan sekadar metode kepegawaian.

“Melalui manajemen talenta ASN, kami berharap dapat melahirkan aparatur yang benar-benar siap menjadi penggerak pembangunan, sehingga potensi unggulan daerah dapat diolah secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ramadhan.

Bukan Sekadar Memilih Pegawai

Selama ini pengelolaan karier ASN kerap dilihat dari sisi administrasi kepegawaian. Manajemen talenta membawa pendekatan berbeda: kinerja, potensi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi menjadi bagian dari pertimbangan.

Dengan sistem tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak keliru menempatkan orang.

Pegawai yang memiliki potensi dapat dipersiapkan untuk menduduki posisi strategis. Sementara mereka yang membutuhkan pengembangan dapat diberikan ruang untuk meningkatkan kompetensinya.

Bagi Luwu Timur, sistem itu juga diharapkan membuat jalur karier ASN lebih jelas dan transparan.

Ramadhan mengatakan penerapan manajemen talenta akan membantu pemerintah memastikan kompetensi pegawai berkembang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan kata lain, manajemen talenta bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan jabatan. Lebih jauh, sistem ini berbicara tentang bagaimana organisasi pemerintahan memiliki orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat.

Empat Pilar dan Kualitas Data

Kepala BKPSDM Luwu Timur, Parha Arief, dalam paparannya menyebut daerahnya telah memenuhi seluruh pilar penerapan manajemen talenta.

Indikator-indikator penilaian juga telah disosialisasikan kepada pegawai.

Catatan mengenai kualitas data menjadi bagian penting dalam penilaian tersebut. Sebab, manajemen talenta membutuhkan basis data ASN yang akurat agar pemetaan potensi, kompetensi, dan kinerja pegawai tidak menghasilkan keputusan yang keliru.

Di sinilah pekerjaan pemerintah daerah belum selesai.

Memenuhi syarat penerapan merupakan satu tahap. Tantangan berikutnya adalah memastikan sistem tersebut benar-benar digunakan dalam pengembangan karier ASN dan pengisian kebutuhan organisasi.

Jika data tidak diperbarui, sistem akan kehilangan ketepatannya. Jika hasil pemetaan tidak digunakan dalam pengambilan keputusan, manajemen talenta berisiko kembali menjadi dokumen administratif.

BKN Beri Ruang Evaluasi

Expose tersebut dihadiri sejumlah pejabat BKN, antara lain Wakil Kepala BKN Dr. Suharmen, S.Kom., M.Si., Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, M.Si., Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN Dr. Rahman Hadi, M.Si., serta Direktur Pengembangan Talenta dan Karier Dr. Samsul Hidayat, S.S., M.PSDM.

Tim penilai dari BKN pusat dan BKN Regional Makassar juga ikut dalam proses tersebut.

Sebelumnya, pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II 2026 berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh, para bupati se-Sulawesi Selatan, serta sejumlah pejabat dan undangan menghadiri pembukaan. (yul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kabupaten Luwu Timur Dinilai Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN

Trending Now