Kebakaran Kawah Wadon Ditangani, BBTNGGP Kerahkan 100 Personel Gabungan

Kebakaran Kawah Wadon Ditangani, BBTNGGP Kerahkan 100 Personel Gabungan

Agustus 08, 2026 | Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-08T04:41:06Z
CIANJUR,DETIKSATU.COM || Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mengerahkan sekitar 100 personel gabungan untuk menangani kebakaran hutan di kawasan Kawah Wadon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026).

Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar empat hektare. Angka tersebut masih merupakan estimasi awal dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut di lapangan.
Kepala Bidang Teknis BBTNGGP Agus Yulianto mengatakan penanganan dilakukan secara bertahap sejak Sabtu dini hari dengan melibatkan petugas taman nasional, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Fire Rescue, serta masyarakat setempat.

"Tim pertama terdiri dari sekitar 40 orang masyarakat gabungan berangkat sekitar pukul 02.00 WIB menuju titik kebakaran di Kawah Wadon. Kemudian pukul 07.30 WIB, kami memberangkatkan tim kedua sebanyak 40 personel gabungan," kata Agus di Kantor BBTNGGP Cibodas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (8/8/2026).

Pemantauan awal menggunakan pesawat nirawak (drone) menunjukkan kebakaran berasal dari satu titik api utama sebelum menyebar ke area sekitarnya.

"Ini masih estimasi awal dan belum final. Kami masih menunggu hasil pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan luas pastinya," ujarnya.

Sementara itu, kondisi kebakaran di kawasan Alun-Alun Surya Kencana telah dinyatakan terkendali. BBTNGGP memastikan api di kawasan tersebut terkendali sejak Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Untuk Surya Kencana, sejak Jumat kemarin pukul 12.00 WIB sudah kami pastikan terkendali 100 persen," kata Agus.

Terkait penyebab kebakaran di Kawah Wadon, Agus menyebut hasil investigasi awal mengarah pada faktor alam. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, BBTNGGP bersama TNI, Polri, Polres Cianjur, Brimob, BPBD, dan Damkar melakukan konsolidasi serta menyiagakan personel cadangan di posko utama.

BBTNGGP juga mengimbau para pendaki dan pengunjung agar mematuhi aturan serta prosedur keselamatan selama berada di kawasan taman nasional.

"Kami harap pendaki mematuhi aturan yang berlaku. Jangan sampai hanya karena ikut-ikutan (FOMO), pendakian dilakukan tanpa persiapan matang yang memicu dampak negatif seperti kebakaran hutan," ujar Agus. ( Bet )
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kebakaran Kawah Wadon Ditangani, BBTNGGP Kerahkan 100 Personel Gabungan

Trending Now