Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' Jadi Film Horor Indonesia yang Tayang dalam Format IMAX

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' Jadi Film Horor Indonesia yang Tayang dalam Format IMAX

Agustus 07, 2026 | Agustus 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T15:18:29Z
Jakarta, detiksatu.com || Setelah meraih kesuksesan melalui film pertamanya pada 2024, Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment kembali menghadirkan sekuel horor religi "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia, termasuk dalam format IMAX, mulai 8 Oktober 2026.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, rumah produksi juga merilis teaser trailer dan poster perdana yang memberikan gambaran awal mengenai teror baru yang akan dihadapi para penonton. Melalui format IMAX, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang lebih imersif dengan tampilan layar yang luas serta tata suara yang mengelilingi penonton.

Produser sekaligus penulis film, Robert Ronny, mengatakan sejak awal proyek ini dirancang dengan skala yang jauh lebih besar dibanding film pertamanya, baik dari sisi cerita, lokasi, hingga ancaman yang dihadirkan.

Menurutnya, penayangan dalam format IMAX menjadi pengakuan terhadap kualitas produksi karena tidak semua film memenuhi standar internasional untuk ditampilkan di format tersebut.

Sementara itu, Produser Eksekutif Andi Boediman menegaskan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan unsur ketakutan semata. Ia menyebut "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" mengangkat kisah mengenai pilihan yang dibuat satu generasi dan konsekuensi yang harus ditanggung oleh generasi berikutnya.

Film ini kembali mempertemukan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra dan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas. Keduanya akan berhadapan dengan ancaman baru yang lebih besar, didukung jajaran pemain seperti Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, serta Faiz Vishal.

Sutradara Rizal Mantovani mengungkapkan bahwa sekuel ini menghadirkan cerita yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga diharapkan mampu menyentuh emosi penonton, sekaligus memberikan pengalaman horor yang lebih membekas.

Dalam film kedua ini, penonton akan diajak menelusuri masa lalu Romo Rendra yang selama ini menjadi salah satu misteri utama. Robert Ronny mengembangkan latar belakang karakter tersebut sejak film pertama, sementara ancaman iblis purba bernama Rephaim menjadi pusat konflik yang memperbesar skala cerita.

Lukman Sardi menyebut pengembangan karakter Romo Rendra akan memperlihatkan sisi manusiawi seorang imam ketika harus berhadapan dengan kekuatan jahat yang melampaui kemampuannya. Di sisi lain, Jerome Kurnia mengatakan karakter Romo Thomas akan menghadapi ujian iman yang tidak kalah berat ketika harus tetap teguh di tengah keraguan.

"Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" disutradarai Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi. Naskah film ditulis Robert Ronny bersama Andri Cahyadi, diproduseri Robert Ronny dan Prima Taufik, serta didukung Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.

Film horor religi tersebut dijadwalkan mulai menghantui layar bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026, sekaligus menjadi salah satu film Indonesia yang hadir dalam format IMAX.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' Jadi Film Horor Indonesia yang Tayang dalam Format IMAX

Trending Now