Momentum lepas sambut Komandan Brigif 9/DY/2 Kostrad di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (1/8), menjadi ajang memperkuat komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.
Dalam acara tersebut, jabatan Danbrigif resmi diserahterimakan dari Kolonel Inf Roliyanto, S.I.P., M.I.P. kepada Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari regenerasi organisasi yang harus menjadi energi baru bagi kerja sama antara Pemkab Jember dan Brigif 9 Kostrad.
Menurutnya, kehadiran TNI selama ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan. Karena itu, ia berharap hubungan yang telah terjalin baik dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Danbrigif yang baru.
"Kami menyambut baik Letkol Inf M. Slamet Wijaya sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten Jember. Kami berharap sinergi yang selama ini terbangun semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih maksimal," ujar Gus Fawait.
Pada kesempatan itu, Gus Fawait juga memberikan penghormatan kepada Kolonel Inf Roliyanto yang akan mengemban tugas dalam misi perdamaian dunia di Lebanon. Menurutnya, penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan negara kepada prajurit terbaik TNI sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jember.
Ia mendoakan agar Kolonel Roliyanto dapat menjalankan amanah dengan baik serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.
Lebih jauh, Gus Fawait menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.
Dibutuhkan dukungan seluruh unsur Forkopimda, TNI, Polri, lembaga vertikal, dunia usaha, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan agar program-program yang berpihak kepada masyarakat dapat berjalan efektif.
Ia menambahkan, Pemkab Jember saat ini memprioritaskan berbagai program yang menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
"Semangat gotong royong harus terus dijaga. Jika seluruh elemen bersatu, saya optimistis cita-cita mewujudkan Jember Baru, Jember Maju akan lebih cepat tercapai," pungkasnya.
(Wiwik)