Nagan Raya,detiksatu.com || Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai kegiatan ngopi bareng yang digelar PAC Pemuda Pancasila Darul Makmur bersama Pimpinan FIFGROUP Alue Bilie, Jamaluddin, di salah satu kafe Dawi Kopi, Desa Sukaraja, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (21/8/2026) sore.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi serta memperkuat sinergi antara Pemuda Pancasila dan FIFGROUP Alue Bilie dalam suasana penuh kekeluargaan.
Turut hadir Ketua PAC Pemuda Pancasila Darul Makmur Muktaruddin, Penasehat MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Nagan Raya, jajaran pengurus PAC Darul Makmur, Pimpinan FIFGROUP Alue Bilie Jamaluddin, serta sejumlah anggota Pemuda Pancasila Darul Makmur.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Darul Makmur, Muktaruddin, mengatakan bahwa kegiatan ngopi bareng tersebut bukan hanya sekadar duduk bersama menikmati kopi, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih baik.
“Ngopi bareng sore ini merupakan bagian dari silaturahmi. Kami bisa berdiskusi, bertukar pikiran dan membangun komunikasi bersama Pimpinan FIFGROUP Alue Bilie, Bapak Jamaluddin. Semoga hubungan baik ini terus terjaga,” ujar Muktaruddin.
Menurutnya, Pemuda Pancasila Darul Makmur terbuka untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik masyarakat, organisasi maupun dunia usaha yang berada di Kecamatan Darul Makmur.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting. Dari komunikasi yang baik akan lahir kebersamaan, dan dari kebersamaan kita bisa bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan FIFGROUP Alue Bilie, Jamaluddin, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan serta memberikan dampak positif bagi hubungan antarlembaga dan masyarakat.
Pertemuan berlangsung hangat hingga akhir acara. Secangkir kopi menjadi pembuka obrolan, sementara silaturahmi dan kebersamaan menjadi pesan utama dalam pertemuan tersebut.
Kegiatan sederhana itu menjadi gambaran bahwa membangun sinergi tidak selalu harus melalui pertemuan formal. Dari secangkir kopi, komunikasi terjalin; dari silaturahmi, kebersamaan semakin kuat.(Pian)