Sungai Cisarua Dipenuhi Sampah, Pemkab Cianjur Libatkan Warga hingga Tiga Desa

Sungai Cisarua Dipenuhi Sampah, Pemkab Cianjur Libatkan Warga hingga Tiga Desa

Agustus 28, 2026 | Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T03:23:33Z

CIANJUR,DETIKSATU.COM || Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat melakukan pembersihan Sungai Cisarua di Kecamatan Sukaresmi, Jumat (28/8/2026). Aksi tersebut dilakukan setelah adanya keluhan mengenai penumpukan sampah di sejumlah titik aliran sungai dan sekitar jembatan.

Kegiatan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Pemerintah Kecamatan Sukaresmi, Pemerintah Desa Cibadak, Desa Kawungluwuk, dan Desa Cibodas, Koramil 0608-04-Cipanas, serta warga di sekitar aliran Sungai Cisarua.

Pembersihan difokuskan pada sejumlah bagian sungai dan area jembatan yang ditemukan terdapat sampah. Selain mengangkut sampah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Kepala DLH Kabupaten Cianjur Amad Mutawali mengatakan pihaknya berupaya merespons laporan masyarakat mengenai persoalan sampah di sejumlah wilayah.

"Kalau ada informasi, kita langsung bergerak cepat. Namun, kunci utamanya tetap pada karakter dan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai dan jembatan," kata Amad saat mengikuti kegiatan pembersihan, Jumat (28/8).

Menurut Amad, pembuangan sampah ke sungai berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan berdampak terhadap masyarakat yang berada di wilayah hilir.

DLH Cianjur juga mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, terutama antara sampah organik dan anorganik. Pengawasan terhadap lokasi yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.

"Jika ada yang membuang sampah sembarangan, laporkan, tegur, dan berikan peringatan. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah antara organik dan anorganik," ujarnya.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Cibadak Ridwan Gusmawandi mengatakan pemerintah desa menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi, termasuk pengamanan di area jembatan dan penyediaan sarana pengangkutan sampah.

"Ke depan, melalui dana desa, kami mengupayakan sistem pengamanan di jembatan-jembatan yang melintas di atas sungai untuk mencegah warga membuang sampah sembarangan," kata Ridwan.

Ia mengatakan pemerintah desa juga berencana mengalokasikan dana untuk pengadaan kendaraan pengangkut sampah. Menurut dia, alokasi dana RT sebesar Rp25 juta per dusun akan diarahkan salah satunya untuk mendukung kebutuhan tersebut.

Selain penyediaan sarana, Pemdes Cibadak akan memperkuat sosialisasi pemilahan dan pengelolaan sampah melalui RT, RW, LPM, Karang Taruna, serta kegiatan masyarakat seperti pengajian dan majelis taklim.

Ridwan juga mendorong masyarakat menyediakan titik penampungan sampah yang tertata di lingkungan masing-masing sehingga proses pengangkutan dapat dikoordinasikan dengan pemerintah dan DLH.

Camat Sukaresmi Azis Muslim mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan masyarakat karena jangkauan layanan pengangkutan sampah belum mencakup seluruh wilayah kecamatan.

"Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Kami mengarahkan setiap RT dan RW untuk mampu mengolah sampah secara mandiri dari rumah tangga," kata Azis.

Untuk sampah yang tidak dapat diolah di tingkat rumah tangga, warga didorong melakukan pengumpulan secara swadaya dan mengatur mekanisme pengangkutan secara rutin melalui koordinasi dengan DLH maupun pihak swasta.

Azis berharap pola pengelolaan sampah berbasis lingkungan tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan di Kecamatan Sukaresmi, terutama di wilayah yang belum memiliki fasilitas pengolahan akhir sampah maupun layanan pengangkutan reguler.

Pembersihan Sungai Cisarua tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan masyarakat menangani persoalan sampah sekaligus mencegah penumpukan kembali di aliran sungai. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sungai Cisarua Dipenuhi Sampah, Pemkab Cianjur Libatkan Warga hingga Tiga Desa

Trending Now