Tiga Periode Pimpin Golkar Sanggau,Fransiskus Ason Dorong Regenerasi dan Bidik 9 Kursi

Tiga Periode Pimpin Golkar Sanggau,Fransiskus Ason Dorong Regenerasi dan Bidik 9 Kursi

Agustus 24, 2026 | Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T07:40:33Z

Sanggau,detiksatu.com || Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Fransiskus Ason, menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Partai Golkar. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pidato dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Senin (24/8/2026).

Fransiskus Ason mengaku memiliki perasaan haru karena telah tiga periode dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau. Namun, menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi dan konsolidasi organisasi yang harus dijalankan demi kemajuan partai.

“Sudah tiga periode menjadi ketua DPD, tentu ada rasa sedih juga. Tetapi inilah regenerasi dan konsolidasi partai. Kita harus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan Partai Golkar agar menjadi partai yang berjaya,” ujarnya.

Menurutnya, regenerasi tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan internal partai, tetapi juga harus bermuara pada kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sanggau, serta kepentingan bangsa dan negara.

Ia berharap kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Sanggau ke depan dapat tampil lebih energik dan mampu melanjutkan berbagai program serta target politik yang telah dibangun.

“Tanggung jawab kita serahkan kepada pengurus yang baru, termasuk bagaimana mencapai target kursi dan membesarkan partai ini,” katanya.

Fransiskus Ason bahkan menargetkan adanya peningkatan signifikan jumlah kursi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Sanggau pada pemilu mendatang.

“Minimal kalau dapilnya masih seperti ini, kalau ada penambahan lima kursi lagi, kita bisa bertambah menjadi minimal sembilan kursi di Kabupaten Sanggau. Kalau memang direstui Tuhan dan kita bekerja keras, mudah-mudahan Golkar bisa menjadi pemenang,” tegasnya.

Demokrasi Tetap Dikawal Konsolidasi

Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus Ason juga menyinggung proses pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau dalam Musda XI. Ia mengaku belum mendapatkan informasi secara pasti terkait jumlah bakal calon yang telah mengambil atau mengajukan pencalonan.

Namun, ia meyakini proses demokrasi di internal Partai Golkar akan berlangsung secara terkonsolidasi dan tetap mengedepankan kepentingan organisasi.

“Saya belum melihat dari panitia pencalonannya apakah sudah ada tiga atau mungkin lebih. Tetapi saya yakin dan percaya Golkar melakukan demokrasi yang terkonsolidasi dan terpimpin,” ungkapnya.

Ia mengingatkan agar proses demokrasi internal partai tidak kembali menimbulkan perpecahan seperti yang pernah terjadi pada masa lalu.

Menurutnya, demokrasi yang terlalu bebas tanpa konsolidasi dapat memunculkan kelompok-kelompok yang saling berhadapan. Kondisi tersebut dinilai justru merugikan partai apabila pihak yang kalah kemudian merasa tersingkir dan membentuk kelompok baru.

“Kami tidak mau lagi mengulangi kesalahan-kesalahan yang lalu. Jangan sampai terjadi blok A dan blok B. Karena kalau terjadi pemilihan, akhirnya bukan untuk keuntungan Partai Golkar, tetapi justru menambah perpecahan,” katanya.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya komunikasi dan konsolidasi internal dalam menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Sanggau.

Fransiskus menyebut langkah tersebut telah dibicarakan secara internal dan masing-masing kader diberikan tanggung jawab untuk menjaga soliditas organisasi.

“Kami sudah membicarakan itu secara internal dan sudah memberikan tanggung jawab kepada masing-masing teman-teman yang ada,” ujarnya.

Dorong Kajian Regulasi

Sementara itu, Fransiskus Ason juga menyampaikan bahwa Partai Golkar ke depan akan melakukan kajian terhadap regulasi yang berkaitan dengan kepentingan daerah dan masyarakat.

Ia menyebut salah satu yang akan menjadi perhatian adalah kajian terhadap UU Nomor 3, termasuk ketentuan Pasal 59, yang menurutnya perlu dibahas lebih lanjut untuk melihat dampaknya terhadap kepentingan daerah.

“Kita ke depan akan kaji UU 3, Pasal 59,” singkatnya.

Fransiskus berharap Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau mampu menghasilkan kepemimpinan yang kuat, energik dan mampu membawa organisasi semakin dekat dengan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga persatuan serta menempatkan kepentingan Partai Golkar dan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.

Dengan semangat regenerasi, konsolidasi dan kerja keras, Fransiskus berharap Partai Golkar Kabupaten Sanggau dapat meningkatkan perolehan kursi legislatif sekaligus memperkuat perannya dalam pembangunan daerah.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiga Periode Pimpin Golkar Sanggau,Fransiskus Ason Dorong Regenerasi dan Bidik 9 Kursi

Trending Now