Nabire,detiksatu.com || Persiapan PO Nindy Band asal Kabupaten Nduga untuk mengikuti Papua Reggae Festival XI di Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada 17–18 Oktober, hingga kini masih menghadapi kendala terkait kepastian dukungan atau bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga.
PO Nindy Band merupakan salah satu kelompok musik yang berasal dari Kabupaten Nduga dan dijadwalkan berpartisipasi dalam kegiatan Papua Reggae Festival XI bersama peserta dari sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.
Namun, menurut Pendiri PO Nindy, Nas Murib, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga untuk mendukung keberangkatan dan persiapan PO Nindy Band menuju Nabire.
Nas Murib mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, keterbatasan dukungan membuat PO Nindy Band belum dapat melakukan berbagai persiapan secara maksimal sebagaimana peserta dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang turut berpartisipasi.
«“Kami sangat prihatin karena sampai saat ini belum ada kejelasan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nduga. Sementara peserta dari kabupaten lain sudah melakukan berbagai persiapan. Kami juga ingin membawa nama baik Kabupaten Nduga dalam kegiatan ini,” ujar Nas Murib.»
Nas Murib menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dalam melihat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang seni dan budaya.
Ia menyampaikan bahwa dukungan pemerintah terhadap generasi muda tidak hanya diperlukan dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga dalam bidang seni, musik, budaya, dan kreativitas anak-anak daerah.
Menurut Nas Murib, kesempatan mengikuti kegiatan seperti Papua Reggae Festival merupakan ruang bagi anak-anak muda Nduga untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nduga dapat segera memberikan kejelasan mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada PO Nindy Band, sehingga para anggota band memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan keberangkatan dan penampilan mereka.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya melihat kegiatan ini sebagai acara musik, tetapi juga sebagai bagian dari proses pengembangan SDM dan ruang bagi anak-anak Nduga untuk berkembang,” jelasnya.
Nas Murib juga mengajak semua pihak untuk memberikan perhatian terhadap generasi muda Nduga yang memiliki potensi di berbagai bidang.
PO Nindy Band berharap adanya kejelasan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nduga sebelum pelaksanaan Papua Reggae Festival XI pada 17–18 Oktober di Nabire, Papua Tengah.
— Nas Murib
Pendiri PO Nindy Band
Reporter:Ejayo Kamarigi