NAGEKEO,DETIKSATU.COM || Di tengah rumah-rumah warga yang rusak dan kehidupan penyintas gempa yang belum sepenuhnya pulih, kepedulian terus berdatangan dari berbagai pihak di Indonesia. TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari wilayah Papua menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (2/9/2026).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI AL terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah bencana. Dari Papua, bantuan dibawa untuk menjangkau warga yang kehilangan kenyamanan tempat tinggal dan harus bertahan di tengah keterbatasan pascagempa.
Dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Panah PNH-626 dari Armada III Sorong dan KRI Bawal dari Kodaeral XIV Sorong. Sebanyak 40 ton bantuan dari kedua kapal tersebut diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Nagekeo yang terdampak bencana gempa bumi.
Kehadiran bantuan itu bukan sekadar soal barang yang diterima warga. Di tengah situasi darurat, bantuan menjadi tanda bahwa penyintas gempa Nagekeo tidak menghadapi masa pemulihan seorang diri.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Komandan KRI PNH-626 Letkol Laut (P) Faishal Ramandalush Assany, S.T., M.Tr.Opsla, bersama Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Yoyo Ari Nugroho, M.Tr.Opsla, serta Letkol Laut (P) Bayu Indra Wirawan, S.H., M.Tr.Opsla.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Laut (P) Faishal Ramandalush Assany menyampaikan bahwa bantuan yang dikirim merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat Flores, khususnya warga Nagekeo yang sedang menghadapi masa tanggap darurat bencana.
“Dari Angkatan Laut Papua sedikit memberikan bantuan kepada korban bencana gempa. Semoga bantuan ini berguna dan bermanfaat bagi korban bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Yoyo Ari Nugroho menjelaskan bahwa total bantuan yang dibawa oleh dua kapal tersebut mencapai 40 ton dan diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Nagekeo yang terdampak gempa bumi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
Dari Papua, Membawa Pesan Kemanusiaan
Jarak yang jauh antara Papua dan Nagekeo tidak menjadi penghalang bagi TNI AL untuk ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan yang datang dari wilayah Papua menunjukkan bahwa solidaritas terhadap korban bencana tidak mengenal batas daerah. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, kepedulian dapat bergerak dari mana saja.
Bagi warga Nagekeo, bantuan tersebut menjadi tambahan kekuatan untuk melewati masa-masa sulit. Tidak semua kebutuhan penyintas dapat dipenuhi dalam waktu singkat. Karena itu, kesinambungan bantuan dan pendampingan tetap diperlukan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berjalan.
TNI AL sendiri memiliki peran dalam mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Dalam situasi seperti gempa bumi, dukungan logistik menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.
Bantuan kemanusian tersebut diterima langsung oleh Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, di Pelabuhan Maropokot, Mbay.
Dalam kesempatan itu, Gonzalo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar TNI Angkatan Laut atas kepedulian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Nagekeo.
Menurutnya, dukungan bantuan dari berbagai pihak sangat penting dalam mempercepat proses penanganan bencana, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Angkatan Laut atas bantuan dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Nagekeo. Bantuan ini tentu sangat membantu dan mempercepat penanganan bencana, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini dalam masa tanggap darurat,”pungkasnya.
Jurnalis: Stef