Mengerikan! Air Sungai Nanga Gonis Menghitam, Ikan Mati, Warga Keluhkan Gatal-Gatal—Dugaan Limbah PT MPL

Mengerikan! Air Sungai Nanga Gonis Menghitam, Ikan Mati, Warga Keluhkan Gatal-Gatal—Dugaan Limbah PT MPL

September 02, 2026 | September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T05:06:01Z


SEKADAU,DETIKSATU.COM || Warga Nanga Gonis, Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mengeluhkan kondisi aliran Sungai Nanga Gonis yang disebut berubah menghitam. Sejumlah ikan juga ditemukan mati di sekitar aliran sungai tersebut.

Kondisi itu diketahui warga pada Selasa (1/9/2026) dan menimbulkan kekhawatiran karena sungai selama ini menjadi salah satu sumber aktivitas masyarakat, termasuk untuk mencari ikan.


Pantauan di lokasi menunjukkan air Sungai Nanga Gonis tampak berwarna gelap kehitaman. Sejumlah ikan terlihat mati dan sebagian di antaranya telah membusuk.

Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan adanya limbah dari aktivitas perusahaan pengolahan kelapa sawit PT Makmur Prima Lestari (MPL). Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pembuktian dari instansi berwenang.

Warga setempat, Leo Indra, meminta pemerintah segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air dan memastikan penyebab perubahan kondisi sungai tersebut.

“Kami minta pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah, bisa menelusuri dan menindak tegas sumber yang melakukan pencemaran,” kata Leo saat ditemui di lokasi.

Menurut Leo, masyarakat masih memanfaatkan kawasan sungai untuk berbagai aktivitas dan mencari ikan. Sementara untuk kebutuhan air konsumsi, sebagian warga harus membeli air galon dengan harga sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu.

Untuk kebutuhan mandi, warga mengaku lebih banyak memanfaatkan aliran Sungai Kapuas.

Kekhawatiran warga semakin meningkat setelah sejumlah masyarakat mengaku mengalami keluhan pada kulit. Salah satunya Sari Santika (13), pelajar kelas II SMP, yang mengaku mengalami gatal-gatal hingga kulitnya terkupas.

“Saya sudah berobat, tetapi masih terasa gatal dan kulit juga terkupas,” ujar Sari.

Keluhan serupa disampaikan Sadiah. Ia mengaku anaknya mengalami gatal-gatal pada bagian badan dan tangan sejak sekitar satu hingga dua bulan terakhir.

Sadiah mengatakan keluarganya menggunakan Sungai Kapuas untuk mandi. Namun, menurutnya, masyarakat tetap khawatir karena Sungai Nanga Gonis memiliki keterhubungan dengan aliran sungai lainnya.

“Kami mandi memang di Sungai Kapuas, tapi terhubung juga dengan Sungai Nanga Gonis yang di hulu diduga tercemar limbah,” katanya.

Warga menegaskan keluhan tersebut disampaikan sebagai bentuk kekhawatiran atas kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Mereka berharap pemerintah tidak hanya melakukan pengecekan visual, tetapi juga melakukan pengujian kualitas air melalui pemeriksaan laboratorium.

Selain itu, warga meminta pihak terkait menelusuri sumber perubahan warna air dan kematian ikan, termasuk memastikan apakah terdapat hubungan dengan aktivitas perusahaan di sekitar wilayah tersebut.

Perlu Pemeriksaan Resmi

Dugaan pencemaran lingkungan tidak semestinya langsung disimpulkan hanya berdasarkan perubahan warna air, kematian ikan, maupun keluhan kesehatan warga. Untuk memastikan penyebabnya diperlukan pemeriksaan teknis, pengambilan sampel, serta uji laboratorium oleh instansi yang memiliki kewenangan.

Karena itu, pemberitaan ini menempatkan dugaan keterkaitan dengan PT MPL sebagai informasi dan keluhan warga yang masih membutuhkan verifikasi, bukan sebagai kesimpulan bahwa perusahaan telah melakukan pencemaran.

Hingga berita ini disusun, warga berharap pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi Sungai Nanga Gonis.

DETIKSATU.COM akan berupaya meminta klarifikasi dari pihak PT Makmur Prima Lestari (MPL) serta instansi terkait mengenai kondisi Sungai Nanga Gonis dan hasil pemeriksaan lingkungan apabila telah tersedia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mengerikan! Air Sungai Nanga Gonis Menghitam, Ikan Mati, Warga Keluhkan Gatal-Gatal—Dugaan Limbah PT MPL

Trending Now