Jakarta,detiksatu.com || Ketua Dewan Pembina Pusat Studi Politik dan Keamanan Indonesia (Puspolkam Indonesia) Firman Jaya Daeli salah seorang tokoh nasional suku Nias melakukan pertemuan dan temu diskusi bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN-RI) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kepala BKN-RI, Jakarta.
Temu diskusi tersebut membahas sejumlah kerangka strategis terkait pembangunan dan penguatan institusionalisasi kelembagaan kepegawaian Indonesia, termasuk percepatan serta peningkatan kualitas nilai-nilai, doktrin, kapasitas manusia, dan sumber daya kepegawaian Indonesia.
Pembahasan diarahkan pada pentingnya pembangunan sistem kepegawaian negara yang semakin profesional, berintegritas, adaptif, memiliki kapasitas kelembagaan yang kuat, serta mampu menjawab tuntutan perkembangan pemerintahan dan negara.
Pertemuan Firman Jaya Daeli dan Prof. Zudan Arif Fakrulloh juga berlangsung dalam suasana persahabatan yang telah terjalin cukup lama. Keduanya telah saling mengenal sejak Firman Jaya Daeli menjalankan tugas sebagai Anggota Komisi Politik dan Hukum DPR-RI, sementara Prof. Zudan Arif Fakrulloh ketika itu merupakan pegawai dan pejabat struktural di lingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).
Dalam kapasitas kelembagaan, Kemendagri RI dan BKN-RI merupakan bagian dari institusi pemerintahan yang memiliki hubungan strategis dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Komisi Politik dan Hukum DPR-RI, sehingga komunikasi dan hubungan kelembagaan antara para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun perspektif kebijakan nasional.
Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh merupakan salah seorang pejabat negara yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Sebelum dipercaya menjadi Kepala BKN-RI, ia pernah menduduki sejumlah jabatan struktural, khususnya di lingkungan Kemendagri RI, termasuk beberapa kali menjabat sebagai Direktur Jenderal serta jabatan pimpinan tinggi lainnya.
Selain pengalaman dalam pemerintahan pusat, Prof. Zudan juga pernah dipercaya menjalankan tugas sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo, Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, dan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.
Kini, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengemban amanah sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum KORPRI.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari ruang komunikasi dan pertukaran gagasan mengenai penguatan kelembagaan negara, khususnya pembangunan sumber daya aparatur dan kepegawaian yang berkualitas sebagai salah satu fondasi penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional. (Gaba'atulo War)