CIANJUR, DETIKSATU.COM || Pemerintah Kabupaten Cianjur memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Kabupaten Cianjur dengan menggelar upacara di area Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Jalan Dr. Muwardi Nomor 395, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Selasa (22/9/2026).
Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.25 WIB tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Cianjur Ramzi G Theybe, Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika, Sekda Cianjur Ahmad Rivai, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Cepi Rahmat.
Dalam amanatnya, Wahyu mengatakan peringatan Harhubnas menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya sektor transportasi dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan daerah. Tahun ini, peringatan mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”
Menurut Wahyu, transportasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan dan penyediaan sarana transportasi, tetapi juga berfungsi menghubungkan masyarakat dan wilayah serta membuka akses terhadap pendidikan, kesehatan, perdagangan, pariwisata, dan pelayanan publik.
Ia menyebut kondisi geografis Cianjur yang mencakup kawasan perkotaan, perdesaan, pegunungan, pertanian, dan pariwisata membutuhkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi.
Wahyu juga menyoroti sejumlah tantangan sektor transportasi, mulai dari pertumbuhan jumlah kendaraan, meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi barang, perkembangan kawasan perkotaan hingga tuntutan terhadap pelayanan publik. Perkembangan teknologi, kata dia, juga mengharuskan pemerintah menyesuaikan sistem transportasi agar lebih adaptif dan berbasis teknologi.
Namun, ia menegaskan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan,” kata Wahyu dalam amanatnya.
Ia meminta peningkatan kesadaran berlalu lintas, kepatuhan terhadap peraturan, kelayakan kendaraan, kualitas sarana dan prasarana, kompetensi pengemudi serta pengawasan terhadap penyelenggaraan transportasi.
Wahyu juga mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai budaya bersama dengan mematuhi rambu dan aturan lalu lintas serta menghormati pengguna jalan lainnya. Kepada pengemudi dan operator angkutan, ia meminta keselamatan penumpang dan pengguna jalan ditempatkan di atas kepentingan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur, lanjut Wahyu, berkomitmen memperkuat konektivitas antarwilayah agar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun produk UMKM semakin lancar, sekaligus mendukung perdagangan, jasa, dan pariwisata.
Ia meminta perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan sektor transportasi memperkuat koordinasi. Menurutnya, pembangunan transportasi membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, komunitas, pelaku usaha transportasi, dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada para insan perhubungan yang selama ini memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta pelayanan transportasi terus dilakukan dengan tanggung jawab, disiplin, profesionalisme, dan integritas. (Bet)