Nagan raya,detisatu.com || Kondisi jembatan yang berada di Jalan PT Socfindo Seumayam, yang menjadi salah satu akses menuju Gampong Serbajadi, kembali menjadi perhatian masyarakat. Kerusakan pada jembatan tersebut dinilai dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut,25 September 2026.
Kerusakan jembatan tersebut sebelumnya juga telah menjadi sorotan. Namun, hingga saat ini masyarakat masih berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk segera melakukan penanganan terhadap kondisi jembatan tersebut.
Menanggapi persoalan tersebut, Pj. Ketua Umum IPELMASDAM Aceh Barat Arif Prastiani meminta pemerintah daerah maupun pihak terkait agar tidak mengabaikan kondisi infrastruktur yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
“Kami meminta pemerintah untuk segera turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi jembatan tersebut.
“Jangan tunggu jembatan ini runtuh dan memakan korban baru kita sibuk mencari siapa yang bertanggung jawab. Hari ini masyarakat sudah memberikan tanda bahaya. Yang dibutuhkan bukan lagi sekadar perhatian, tetapi tindakan nyata. Keselamatan masyarakat harus didahulukan sebelum penyesalan datang terlambat.”
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memiliki peranan penting bagi mobilitas masyarakat menuju Gampong Serbajadi dan wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, kondisi kerusakan yang ada perlu segera mendapatkan perhatian serius, terutama dari aspek keselamatan pengguna jalan.
IPELMASDAM Aceh Barat juga mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik jembatan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan, baik berupa perbaikan sementara maupun perbaikan secara permanen.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian setelah persoalan ini viral atau disorot publik. Infrastruktur seperti jembatan menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat, sehingga harus menjadi perhatian sejak ditemukan adanya kerusakan,” tegasnya.
IPELMASDAM Aceh Barat menyatakan siap ikut mengawal persoalan tersebut dan menyuarakan aspirasi masyarakat agar pemerintah segera mengambil langkah konkret.
“Kami meminta pemerintah segera bertindak. Jangan sampai masyarakat harus terus mempertaruhkan keselamatan hanya karena akses jembatan yang rusak belum mendapatkan penanganan,” tutup Pj. Ketua Umum IPELMASDAM Aceh Barat.
(Pian)