Pekalongan,detusatu.com II Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid ,SIp.M.M turut hadir dalam pembukaan Rapat Kelompok Kerja Guru ( KKG) Korwil Wiradesa Kabupaten Pekalongan pada Selasa(20/9) di SD Petukangan 01 Wiradesa Kabupaten Pekalongan.
Menurut Kholid Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kinerja, serta kedisiplinan guru.
" Dengan kegiatan ini diharapkan ada peningkatan kompetensi kinerja dan kedisiplinan guru sehingga guru akan mempunyai mental dan karakter yang baik dalam memajukan dunia pendidikan " ujarnya.
Sementara itu Kepala SD Negeri 1 Petukangan sekaligus Ketua K3S dan Korwil Kecamatan Wiradesa Hamdan,Spd,SD mengatakan,
kegiatan tersebut diikuti unsur kepala sekolah serta pengurus KKG di wilayah Kecamatan Wiradesa.
“Materinya jelas, pertama penguatan kompetensi guru, kedua peningkatan kinerja guru, dan yang ketiga pembinaan agar guru memiliki mental serta kedisiplinan sebagai ASN,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan kedisiplinan maupun berbagai permasalahan yang berpotensi mencoreng nama baik dunia pendidikan harus segera diantisipasi melalui pembinaan. Karena itu, komunikasi antara Korwil, kepala sekolah dan para guru menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya persoalan di lingkungan pendidikan.
“Sekecil apa pun ketika masalah itu mulai tumbuh harus langsung kita antisipasi. Pembinaan harus dilakukan lebih awal sehingga permasalahan tidak sampai muncul atau berkembang,” katanya.
Ia menambahkan, masing-masing satuan pendidikan diharapkan membangun komunikasi yang aktif dan baik. Dengan komunikasi tersebut, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan sekolah dapat segera diketahui dan ditangani.
Selain kedisiplinan, pembinaan karakter guru juga menjadi perhatian. Guru dinilai memiliki posisi penting sebagai teladan bagi peserta didik, sehingga pembentukan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Karakter itu berkaitan dengan hati dan bisa berubah-ubah. Karena itu pembinaan harus dilakukan terus-menerus oleh masing-masing kepala sekolah kepada guru-gurunya,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, unsur pendidikan di Kecamatan Wiradesa turut dilibatkan. Dari total 24 SD, terdapat 18 kepala sekolah definitif, sementara enam sekolah lainnya saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) karena adanya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun dan masih menunggu pengganti.
Selain kepala sekolah, kegiatan juga melibatkan pengurus KKG yang ada di wilayah Kecamatan Wiradesa. Terdapat lima KKG yang masing-masing memiliki kepengurusan dan kegiatan yang akan disinkronkan dalam pelaksanaan program.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar memberikan pencerahan kepada para guru dan kepala sekolah agar dapat menjalankan tugas secara profesional.
“Harapannya kegiatan ini bisa memberikan pencerahan kepada teman-teman peserta untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Yang kedua, tentu taat terhadap aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya(Ali)