Munas V GSPMII Digelar di Cianjur, Serikat Pekerja Soroti Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh

Munas V GSPMII Digelar di Cianjur, Serikat Pekerja Soroti Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh

September 30, 2026 | September 30, 2026 WIB Last Updated 2026-09-30T05:09:16Z

CIANJUR, DETIKSATU.COM || Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) V di Wisma Kementerian Ketenagakerjaan RI, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).

Munas tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Solidaritas, Mandiri dalam Perjuangan, Sejahtera dalam Kebersamaan.” Salah satu agenda utama kegiatan adalah memilih struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GSPMII untuk periode kepengurusan berikutnya.

Ketua Panitia Munas V GSPMII, Bahrudin, mengatakan forum tersebut menjadi momentum untuk menentukan kepemimpinan nasional sekaligus memperkuat perjuangan serikat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Intinya kegiatan ini memilih pemimpin nasional,” kata Bahrudin.

Menurut dia, persoalan hubungan industrial, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), perlu dihadapi melalui hubungan yang harmonis antara pekerja, serikat pekerja, dan perusahaan. Ia menegaskan perusahaan bukan musuh bagi pekerja, melainkan mitra dalam hubungan kerja.

“Kita itu partner kerja. Dari serikat kami, kita dahulukan hubungan humanis dan harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja sehingga kejadian-kejadian seperti PHK bisa diminimalisir,” ujarnya.

Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI, Indra SH, MH, yang hadir dalam Munas tersebut, menyebut forum GSPMII sebagai bagian penting dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan transformatif. Ia berharap Munas dapat berlangsung kondusif serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Indra juga menyampaikan adanya harapan dari GSPMII agar terdapat regulasi ketenagakerjaan baru yang memberikan keadilan bagi pekerja maupun pihak terkait dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan, termasuk PHK dan bentuk hubungan kerja. Pembahasan mengenai perubahan regulasi tersebut, kata dia, berada dalam proses pembahasan dan bukan menjadi agenda utama Munas.

Sementara itu, Bahrudin mengatakan pihaknya menyambut upaya pemerintah dalam membangun hubungan baik antara serikat pekerja dan perusahaan. Menurutnya, hubungan yang selaras diharapkan dapat mendukung keberlangsungan perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Kami sangat senang pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk membackup hubungan baik antara serikat pekerja dengan perusahaan, sehingga bisa sinkron dan memajukan perusahaan serta membuat pekerja sejahtera,” katanya. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Munas V GSPMII Digelar di Cianjur, Serikat Pekerja Soroti Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh

Trending Now