Mentawai, detiksatu.com || Susun Program Prioritas Tahun anggaran 2027, Pemdes Sioban menggelar Musrenbangdes, berlangsung di Aula Kantor Desa Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Jumat (11/09/2026).
Musrenbangdes adalah program tahunan yang nantinya akan memusyawarahkan apa apa saja program pembangunan yang diprioritaskan untuk tahun anggaran 2027.
Pembangunan yang skala prioritas harus disepakati bersama tentunya sesuai dengan kekuatan anggaran tahun 2027.
"Pembangunan kedepan harus sesuai dengan kekuatan anggaran tahun 2027, dan pembangunan yang paling prioritas harus disepakati bersama, tahun depan anggaran kita menipis dan ini perlu kita sepakati apa apa saja program pembangunan yang disepakati dan diprioritaskan", ujar Pj Kades Sioban Sergius.
Kades menyebutkan, ada beberapa item yang sudah disepakati bersama, tentunya sesuai dengan ranking kegiatan yang sudah ditentukan oleh beberapa peserta yang ikut Musrembangdes, sebutnya.
Salah satu yang menjadi Prioritas untuk rancangan rencana pembangunan desa tahun 2027
1. Penyelesaian Jalan Menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Pengelolaannya
2. Penomoran Rumah dan Nama Gang
3. Peningkatan Pembangunan Jalan Desa/Gang
4. Program Kesehatan Posyandu Balita dan Lansia.
Kades mengungkapkan, yang terjadi selama ini, kebijakan penetapan kegiatan prioritas pembangunan hanya dilakukan oleh tim RKPdes tidak melibatkan masyarakat. Saat ini kita harus mengikuti jalur, yang sesuai Permendes nomor 21 tahun 2000 tentang pedoman umum pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Ini yang kita jalankan artinya masyarakat sendiri yang menentukan prioritas pembangunan di desa, ujar Pj Kades.
Ia menambahkan, dalam musrenbangdes ada perangkingan program pembangunan prioritas, setelah dirangking nantinya kita akan didudukkan bersama dengan BPD, Kepala Dusun, tokoh agama, Masyarakat, Pemuda untuk memutuskan program pembangunan yang dirancang.
Tentunya untuk menentukan pembangunan skala prioritas tentunya patokan kita adalah anggaran yang mana saat ini sangat terbatas, imbuh Sergius. (Dedi)