Pasaman barat,detiksatu.com || Nasib naas dialami seorang peternak di Jorong Mulyo Rejo Barat, Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat. Sebanyak 11 ekor kambing miliknya ditemukan mati, sementara tiga ekor lainnya mengalami luka yang diduga akibat serangan anjing pemburu.
Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, ketika pemilik kembali ke kebun. Sehari sebelumnya, Jumat sore, pemilik masih berada di lokasi dan kemudian pulang ke kampung menjelang Magrib.
Lokasi kebun berada di kawasan Batang Laping, arah PT BTN, dengan jarak sekitar dua kilometer dari pemukiman warga.
Salah seorang warga mengatakan, dari sekitar 20 ekor kambing yang berada di kebun, 11 ekor ditemukan mati dan tiga lainnya masih hidup dalam kondisi terluka.
Saat ditemukan, sejumlah kambing terlihat tergeletak dengan luka yang menyerupai bekas gigitan. Warga menduga kejadian berlangsung pada malam hari setelah pemilik meninggalkan kebun.
“Kambing tidak dimakan, hanya dibunuh dan dilukai. Diduga diserang anjing pemburu,” ujar salah seorang warga.
Kambing tersebut disebut milik warga yang dikenal dengan nama Nanak. Akibat kejadian itu, kerugian yang dialami pemilik ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemilik disebut hanya bisa pasrah dan melihat kondisi ternaknya. Meski demikian, pemilik tetap berharap ada solusi atas musibah yang dialaminya.
Pihak keluarga kemudian meminta bantuan masyarakat sekitar Batang Laping yang mengetahui atau melihat keberadaan anjing pemburu maupun anjing peliharaan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Keluarga berharap pemilik anjing dapat diketahui sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi pemilik ternak, khususnya anjing pemburu, agar memastikan hewan peliharaannya berada dalam pengawasan dan tidak berkeliaran tanpa kendali, terutama di kawasan yang terdapat ternak warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti binatang yang diduga menyerang kambing maupun pemiliknya. Dugaan serangan anjing masih berdasarkan keterangan warga dan pihak keluarga serta belum merupakan kesimpulan resmi. (Riski H)