Polemik Aisar Khaled dan Willy Salim, Putra Siregar tidak mau keduanya ribut karena sahabat

Polemik Aisar Khaled dan Willy Salim, Putra Siregar tidak mau keduanya ribut karena sahabat

September 21, 2026 | September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T15:10:17Z
Jakarta, detiksatu.com || Selebgram Putra Siregar ikut buka suara mengenai polemik yang melibatkan Aisar Khaled dan Willy Salim. Putra mengaku mengenal kedua sosok tersebut sehingga memilih memberikan pandangan agar persoalan yang berkembang tidak semakin melebar.

Belakangan, nama Aisar Khaled dan Willy Salim ramai diperbincangkan setelah muncul pembahasan mengenai kemungkinan keduanya berhadapan di atas ring. Di tengah polemik tersebut, nama Bobon Santoso juga ikut terseret setelah sebelumnya turut menyampaikan pandangannya mengenai persoalan yang berkembang.

Putra sendiri menilai pertandingan boxing antara Aisar dan Willy tidak sesederhana sekadar mempertemukan dua orang untuk bertarung. Ia menyoroti perbedaan berat badan, postur, hingga pengalaman bertarung.

“Dari berat badan, terus dari postur, terus dari promotor, enggak terjadi. Jadi ngapain sih? Tapi berantem-berantem,” ujar Putra.

Menurut Putra, Willy masih membutuhkan proses panjang apabila benar-benar ingin menjalani pertandingan boxing. Ia menyebut kemampuan dasar, kuda-kuda, kondisi fisik, gizi, otot, kecepatan hingga endurance perlu dipersiapkan.

“Willy masih basic kan. Jadi harus bisa satu-dua tahun dulu,” katanya.

Putra juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh potongan video maupun narasi yang beredar di media sosial. Ia mengaku mengenal Aisar dan Willy secara personal dan menyebut keduanya sebagai orang baik.

“Willy itu juga baik loh. Iya, Aisar juga baik,” tutur Putra.

Singgung Bobon Santoso

Dalam keterangannya, Putra juga menyinggung Bobon Santoso yang sebelumnya ikut membahas persoalan tersebut. Putra mengatakan dirinya mengenal Bobon dan mengetahui adanya informasi yang sempat disampaikan terkait polemik Aisar dan Willy.

Namun, Putra memilih tidak membuka seluruh informasi yang diketahuinya. Ia mengatakan tidak ingin pernyataannya justru membuat persoalan semakin panjang.

“Aku kan ada juga, tapi aku enggak mau speak up,” ujarnya.

Putra juga menyoroti munculnya tudingan mengenai penggunaan buzzer dalam konflik tersebut. Ia mengingatkan agar persoalan antarpihak tidak berkembang menjadi serangan antarpendukung di media sosial.

“Jangan sampai pakai buzzer, terus kayak nyerang kan gitu, kayak kita jadi terpecah belah,” kata Putra.

Ia mengaku khawatir masyarakat ikut terpecah akibat konflik yang terjadi antara figur publik. Menurutnya, perbedaan pendapat seharusnya tidak membuat masyarakat saling menyerang.

Putra Siregar Sebut Pernah Hubungi Aisar

Putra kemudian mengungkap bahwa dirinya sempat menghubungi Aisar secara langsung. Dalam komunikasi tersebut, Putra mengaku meminta agar persoalan yang terjadi tidak berkembang menjadi huru-hara dan menyarankan adanya mediasi.

“Aku telepon, intinya udah jangan sampai ada huru-hara. Aku bilang kalau bisa mediasi,” ungkapnya.

Menurut Putra, mediasi diperlukan agar pihak-pihak yang berselisih dapat bertemu dan menyelesaikan persoalan secara langsung sehingga masalah tidak semakin panjang.

Ia juga menyatakan siap mendengarkan apabila dirinya dibutuhkan dalam proses tersebut.

“Aku mau yang terbaik lah buat semuanya,” ujar Putra.

Di sisi lain, Putra kembali menyampaikan pandangannya mengenai Willy. Berdasarkan pengenalannya, ia menggambarkan Willy sebagai sosok yang lurus, polos, dan baik.

“Artinya kita jangan sampai jahatin orang baik. Kalau kita jahatin orang baik, dia enggak perlu balas pun ada Yang Maha Kuasa yang balas,” katanya.

Putra pun berharap persoalan yang melibatkan Aisar, Willy, maupun pihak-pihak lain yang ikut terseret dapat diselesaikan tanpa memperluas konflik ke masyarakat atau para penggemar masing-masing.

Sementara itu, polemik Aisar juga berkembang ke persoalan lain. Pada 14 September 2026, Aisar dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang dengan nilai kerugian yang disebut mencapai Rp5,7 miliar. Polisi membenarkan laporan tersebut dan menyatakan perkara masih dalam tahap pendalaman. Status tersebut merupakan dugaan dan proses hukumnya masih berjalan.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polemik Aisar Khaled dan Willy Salim, Putra Siregar tidak mau keduanya ribut karena sahabat

Trending Now