‎POSISI DEKAN FK UNCEN SAATNYA PERCAYAKAN KEPADA ALUMNI UNTUK MEMIMPIN

‎POSISI DEKAN FK UNCEN SAATNYA PERCAYAKAN KEPADA ALUMNI UNTUK MEMIMPIN

September 23, 2026 | September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T07:38:49Z

‎Jayapura,detiksatu.Com || Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (FK Uncen) telah melahirkan banyak dokter yang kini mengabdi dan berkiprah di berbagai bidang. Per Agustus 2026 sudah sekitar 1.300 an dokter telah lulus dan dilantik. Seiring perjalanan waktu, para alumni bukan lagi hanya menjadi lulusan yang bekerja di lapangan, tetapi telah melanjutkan studi dan kini menjadi dokter spesialis, akademisi, peneliti, birokrat, pimpinan rumah sakit, dan pengelola pelayanan kesehatan di Papua maupun di luar Papua"Rabu,23/09/2026
‎"Oleh karena itu, sudah saatnya muncul ruang dan waktu untuk mempertimbangkan sebuah gagasan. posisi Dekan FK Uncen sudah waktunya dipimpin oleh alumni FK Uncen sendiri yang memiliki kapasitas, integritas, pengalaman akademik, manajerial, dan rekam jejak pengabdian yang memadai.
‎1. Alumni telah mampu menjadi pemimpin rumah sakit
‎"Kemampuan alumni FK Uncen untuk memimpin institusi kesehatan sebenarnya sudah terlihat nyata. Salah satu contoh adalah Dr. Andreas Pekey, Sp.PD., M.H.yang kini dipercaya Gubernur Papua menjadi Direktur RSUD Jayapura".
‎Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa alumni FK Uncen telah memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menduduki posisi strategis dalam manajemen pelayanan kesehatan. Pengalaman memimpin rumah sakit tentu menjadi modal penting dalam memahami persoalan sumber daya manusia, pendidikan klinik, pelayanan kesehatan, hingga tata kelola institusi.
‎2. Alumni FK Uncen Sudah spesialis, magister, dan doktor. 
‎"FK Uncen juga telah menghasilkan alumni yang melanjutkan pendidikan ke berbagai bidang keilmuan kedokteran dan kesehatan".
‎Di antaranya terdapat:
‎1.Dr.Samdey C. Rumbino, M.MedEd, 
‎2.Dr. Nickanor Wonatorey, Sp.U, 
‎3.Dr. Tommy J. Numbery, Sp.BS, 
‎4.dr. Erick Akwan, Sp.B(K) Onk, FICS, Fins, 
‎5.dr. Izak Y.Samay Sp.KJ., M.Kes 
‎6.dr. Emanuel Auparay, Sp.OG, 
‎Serta banyak alumni lainnya.
‎"Keberadaan alumni dengan pendidikan spesialis, magister, doktor, serta kompetensi subbidang yang beragam merupakan aset akademik bagi FK Uncen. Mereka memiliki pengalaman pendidikan lanjutan, jejaring profesional, serta pemahaman terhadap perkembangan ilmu kedokteran modern.
‎3. Alumni telah menjadi bagian dari dunia akademik.
‎"Sebagian semua Alumni tersebut di atas juga telah kembali ke dunia pendidikan sebagai dosen di berbagai institusi, mulai dari Universitas Cenderawasih hingga Universitas Papua (Unipa) dan institusi pendidikan lainnya".
‎Hal ini penting karena seorang pimpinan fakultas kedokteran tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga harus memahami pendidikan kedokteran, penelitian, pengembangan kurikulum, pembinaan mahasiswa, pendidikan profesi, dan hubungan dengan rumah sakit pendidikan.
‎Alumni yang telah mengalami perjalanan sebagai mahasiswa FK Uncen sekaligus memahami dunia akademik dari dalam dapat membawa perspektif yang berbeda dalam membangun fakultas.
‎4. Alumni telah menduduki berbagai posisi strategis. 
‎"Di berbagai daerah di Papua, alumni FK Uncen telah mengisi posisi penting di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit daerah, lembaga pemerintahan, organisasi profesi, maupun lembaga swasta".
‎Artinya, alumni FK Uncen telah memiliki pengalaman langsung mengenai berbagai persoalan kesehatan di Tanah Papua. Mereka memahami kondisi pelayanan kesehatan dari tingkat masyarakat hingga rumah sakit, termasuk tantangan geografis, keterbatasan sumber daya manusia, dan kebutuhan pembangunan kesehatan di Papua.
‎5. Saatnya membuka ruang bagi alumni. 
‎"Gagasan “alumni memimpin” bukan berarti menutup kesempatan bagi calon lain atau mengabaikan kontribusi dosen dari luar almamater. Sebaliknya, ini adalah ajakan untuk membuka ruang yang lebih besar bagi putra-putri FK Uncen yang telah terbukti berkembang dan memiliki kapasitas kepemimpinan".
‎Dekan seharusnya dipilih berdasarkan kompetensi, integritas, rekam jejak akademik, pengalaman manajerial, kemampuan memimpin, serta visi untuk membangun FK Uncen, bukan semata-mata berdasarkan asal almamater.
‎FK Uncen telah mendidik banyak dokter untuk Papua. 
‎"Jika alumni FK Uncen telah mampu memimpin rumah sakit, menjadi spesialis, doktor, dosen, birokrat, dan pemimpin pelayanan kesehatan di berbagai tempat, mengapa tidak diberi kesempatan yang lebih luas untuk memimpin almamaternya sendiri?"
‎"Saatnya alumni FK Uncen tampil dan berkontribusi lebih besar. Saatnya almamater memberikan ruang bagi putra-putri terbaiknya untuk membangun FK Uncen menjadi fakultas kedokteran yang kuat, mandiri, bermutu, dan berakar pada kebutuhan kesehatan masyarakat Papua".
‎Reporter.Andinus kogoya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • ‎POSISI DEKAN FK UNCEN SAATNYA PERCAYAKAN KEPADA ALUMNI UNTUK MEMIMPIN

Trending Now