Setelah Bangunan Diperluas, Masjid Istiqamah Jalajja Diharapkan Semakin Hidup

Setelah Bangunan Diperluas, Masjid Istiqamah Jalajja Diharapkan Semakin Hidup

September 01, 2026 | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T12:54:00Z

LUWU TIMUR,DETIKSATU.COM || Renovasi Masjid Istiqamah di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, akhirnya rampung pada sejumlah bagian, termasuk pembangunan lantai dua. Bangunan yang kini lebih luas itu diharapkan tidak hanya membuat jamaah lebih nyaman beribadah, tetapi juga semakin sering menjadi tempat warga berkumpul.

Harapan itu disampaikan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam saat meresmikan Masjid Istiqamah, Selasa (1/9/2026).

Bagi Irwan, masjid yang sudah dibenahi secara fisik perlu diikuti dengan aktivitas yang membuatnya benar-benar hidup. Masjid, kata dia, dapat menjadi tempat ibadah sekaligus ruang untuk belajar agama, berdakwah, dan mempererat hubungan antarwarga.

“Masjid ini pusat ibadah. Kalau masjid bagus tentu akan memberikan kenyamanan dalam beribadah,” kata Irwan.

Ia bahkan mengusulkan kegiatan yang sederhana untuk menghidupkan suasana masjid. Salah satunya makan bersama setelah salat Subuh setiap Jumat.

Warga, kata Irwan, dapat bergantian membawa makanan. Para siswa dan guru juga bisa dilibatkan.

“Boleh diadakan rutin makan berjamaah setelah salat Subuh setiap hari Jumat bersama masyarakat. Nanti bergantian bawa makanan. Boleh juga diundang siswa beserta guru-gurunya,” ujarnya.

Menurut Irwan, kegiatan seperti itu mungkin terlihat sederhana. Namun, dari pertemuan-pertemuan kecil semacam itulah hubungan antarwarga dapat semakin dekat.

Masjid juga tidak hanya menjadi tempat orang datang untuk salat lalu pulang. Ada kesempatan untuk berbincang, mengenal satu sama lain, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Karena itu, Irwan mendorong Masjid Istiqamah dikembangkan sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam. Berbagai kegiatan positif diharapkan dapat digelar secara rutin dengan melibatkan masyarakat.

Dibangun secara bertahap

Masjid Istiqamah mulai berdiri pada 2017. Pembangunannya dilakukan secara bertahap dan mendapat dukungan dari pemerintah maupun masyarakat.

Sekretaris Pembangunan Masjid sekaligus Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Istiqamah, Basuki Rahman, mengatakan pemerintah telah dua kali memberikan bantuan untuk pembangunan masjid tersebut.

Bantuan pertama diterima pada 2018. Kemudian pada 2025, Masjid Istiqamah kembali mendapat bantuan sebesar Rp 600 juta.

“Sejak 2017 masjid ini berdiri, baru dua kali dapat bantuan. Yang pertama tahun 2018 di zaman Husler-Ibas dan di tahun 2025 di era Ibas-Puspa senilai Rp 600 juta,” kata Basuki.

Meski renovasi telah dilakukan, pekerjaan di masjid tersebut belum sepenuhnya selesai. Masih ada sejumlah bagian yang membutuhkan penyelesaian.

Pengurus berharap bantuan pemerintah sebesar Rp 700 juta yang direncanakan untuk Masjid Istiqamah dapat segera direalisasikan. Dana tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan bagian akhir pembangunan.

“Kami berharap bantuan senilai Rp 700 juta yang akan diberikan dapat segera terealisasi sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan finishing masjid,” ujar Basuki.

Peresmian masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Irwan. Hadir pula Camat Burau Darlin, Ketua APDESI Luwu Timur Suharman, sejumlah kepala desa se-Kecamatan Burau, serta masyarakat dan jamaah Masjid Istiqamah.

Setelah bangunannya diperluas, pekerjaan berikutnya adalah mengisinya dengan kegiatan.

Masjid Istiqamah diharapkan bukan hanya terlihat lebih megah, tetapi juga lebih ramai oleh aktivitas keagamaan, pendidikan, dan pertemuan warga. Sebab, bagi masyarakat, masjid pada akhirnya bukan hanya soal seberapa besar bangunannya, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan bersama. (yul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Setelah Bangunan Diperluas, Masjid Istiqamah Jalajja Diharapkan Semakin Hidup

Trending Now