Tracing TBC Digelar di Cipanas, Dinkes Cianjur Sasar Warga dengan Gejala Batuk Berkepanjangan

Tracing TBC Digelar di Cipanas, Dinkes Cianjur Sasar Warga dengan Gejala Batuk Berkepanjangan

September 10, 2026 | September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T05:36:20Z

CIANJUR, DETIKSATU.COM || Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur bersama Puskesmas Kecamatan Cipanas melakukan pelacakan atau tracing tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sehat Bersama, Indonesia Bebas TBC” dan ditujukan untuk mendeteksi kasus TBC secara lebih dini, khususnya pada masyarakat yang memiliki gejala atau kontak erat dengan pasien TBC.

Tim Kesehatan Kabupaten Cianjur, Sayono, mengatakan pelacakan TBC tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan secara nasional. Pemeriksaan menyasar warga yang memiliki gejala yang mengarah pada TBC maupun anggota keluarga yang memiliki kontak dengan pasien TBC.

“Pelacakan TBC ini terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis. Sasarannya masyarakat yang mempunyai gejala TBC, seperti batuk selama dua minggu berturut-turut, serta lingkungan atau keluarga yang memiliki kontak dengan penderita TBC,” kata Sayono saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, warga yang masuk dalam sasaran dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan dahak dan pemeriksaan penunjang sesuai indikasi medis. Hasil pemeriksaan selanjutnya digunakan tenaga kesehatan untuk menentukan diagnosis.

“Dahaknya kita ambil dan diperiksa. Kemudian dilakukan pemeriksaan lainnya, termasuk pemeriksaan fisik dan rontgen sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Sayono menjelaskan, Kabupaten Cianjur menjadi salah satu wilayah yang menjalankan pelacakan TBC berdasarkan indikator yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Untuk wilayah Kecamatan Cipanas, terdapat sejumlah desa yang menjadi sasaran kegiatan pelacakan.

“Untuk wilayah Kecamatan Cipanas, ada enam desa yang direncanakan menjadi lokasi tracing berdasarkan indikator yang sudah ditentukan. Salah satu pertimbangannya adalah jumlah kasus,” katanya.

Ia menyebut berdasarkan informasi dari pemegang program TBC, terdapat sekitar 50 kasus yang tercatat di wilayah Cipanas sehingga kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi pelaksanaan pelacakan.

Dalam kegiatan di Desa Cipanas, petugas mengundang warga yang mengalami batuk lebih dari dua minggu serta warga yang memiliki riwayat kontak dengan anggota keluarga yang terdiagnosis TBC.

Selain pemeriksaan terkait TBC, kegiatan CKG juga menjadi bagian dari upaya pemeriksaan kondisi kesehatan masyarakat secara umum. Pemeriksaan dapat mencakup sejumlah indikator kesehatan sesuai layanan yang tersedia, antara lain tekanan darah dan kadar gula darah.

Sayono menegaskan kegiatan tracing TBC tersebut merupakan program kesehatan rutin pemerintah dan tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Ini program nasional dari Kementerian Kesehatan dan tidak ada hubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami gejala yang mengarah pada TBC agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Gejala yang perlu diperhatikan antara lain batuk berkepanjangan selama dua minggu atau lebih, batuk berdarah, penurunan berat badan, berkurangnya nafsu makan, demam, serta berkeringat pada malam hari.

“Kalau ada gejala seperti batuk dua minggu berturut-turut, berat badan menurun, nafsu makan berkurang, demam atau berkeringat pada malam hari, sebaiknya segera diperiksakan ke Puskesmas,” katanya.

Selain pemeriksaan dini, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan dan sirkulasi udara di dalam rumah. Sayono menyarankan warga membuka jendela dan menjaga ventilasi rumah agar tetap baik.

Masyarakat juga diminta menerapkan etika batuk dan tidak membuang dahak sembarangan. Pola makan bergizi dan istirahat yang cukup turut dianjurkan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan.

Pelaksanaan tracing TBC di tingkat desa diharapkan dapat membantu petugas menemukan kasus secara lebih awal sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan dapat segera mendapatkan pemeriksaan dan layanan kesehatan sesuai hasil diagnosis. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tracing TBC Digelar di Cipanas, Dinkes Cianjur Sasar Warga dengan Gejala Batuk Berkepanjangan

Trending Now