Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia

Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia

September 10, 2026 | September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T07:22:52Z

Jakarta,detiksatu.com || Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment merilis trailer resmi film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Trailer ini untuk pertama kalinya menampilkan sosok entitas kuno bernama Rephaim. Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, yang memerankan Romo Rendra dan Romo Thomas, kembali menjalankan ritual eksorsisme, kali ini menghadapi Rephaim, kekuatan yang jauh melampaui apa yang pernah mereka hadapi sebelumnya.

Rephaim adalah entitas kuno yang bersekutu dengan Fallen Angels untuk mencari manusia sebagai pengikutnya, menawarkan banyak hal dengan satu imbalan: nyawa. 

Daniel yang diperankan Venly Arauna menjadi sosok teror yang sesungguhnya. Tubuhnya dirasuki iblis purba yang sangat berbahaya, ancaman yang tidak berhenti pada satu keluarga, tapi meluas hingga mengancam seluruh wilayah. Posternya menegaskan hal yang sama: di tengah kegelapan itu, Kuasa Tuhan berdiri melindungi kedua Romo dalam perjalanan spiritual mereka. Disutradarai oleh Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi, naskah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ditulis oleh Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dengan Andi Boediman sebagai produser eksekutif.

Karakter entitas kuno Rephaim didesain Robert Ronny dengan inspirasi dari sineas
yang juga sahabatnya, Monty Tiwa.

“Fallen Angels selalu mencoba mempengaruhi manusia untuk membuat perjanjian darah dengan imbalan jiwa mereka. Yang ingin kami angkat di film ini adalah: meskipun manusia telah berdosa dan meninggalkan Tuhan, Tuhan selalu setia. Selama kita masih mau kembali kepada-Nya, Tuhan akan tetap menerima kita dan memberikan berkat serta perlindungan-Nya,” ujar produser Robert Ronny.

“Tidak banyak film yang berani mengatakan bahwa kegelapan itu nyata dan bahwa ada jalan untuk menghadapinya. Kami membuat film tentang pilihan yang dibuat satu generasi ternyata harus dibayar oleh generasi berikutnya,” ujar produser eksekutif Andi Boediman.

“Di sekuelnya, skala ceritanya jauh lebih besar. Film ini tidak hanya berpusat pada satu keluarga, namun juga berdampak pada seluruh wilayah. Taruhannya bukan satu nyawa, tapi banyak,” ujar sutradara Rizal Mantovani.

“Dalam Gereja Katolik, seorang imam eksorsis dituntut mempersiapkan diri secara rohani melalui Sakramen Rekonsiliasi (pengakuan dosa). Kuasa pembebasan berasal dari Kristus, namun disposisi batin dan kesucian hidup sang imam juga sangat penting. Keterbukaan dan kebersihan jiwa sang imam menjadi sarana yang baik untuk efektivitas tindakan eksorsis,” ujar Lukman Sardi.

“Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya,” ujar Jerome Kurnia.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dibintangi Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi film Indonesia kelima yang tayang dalam format IMAX, menghadirkan pengalaman sinematik yang imersif di layar terbesar. Skalanya melampaui prekuelnya yang sukses mencetak blockbuster. 

Selain format IMAX, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga tayang di Magnify 8 Cinepolis. Teknologi Magnify 8 dikembangkan oleh Lumma bekerja sama dengan Cinépolis Cinemas, menghadirkan pengalaman sensorik tambahan melalui kursi berteknologi getaran (vibration) dan pengeras suara bass (bass shaker).

Sensasi getarannya bervariasi dari getaran lembut hingga dentuman kuat yang selaras dengan audio film membuat penonton merasakan pengalaman eksorsisme seakan lebih nyata. Teknologi ini juga digunakan dalam pemutaran Avatar: Fire and Ash.

Diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga didukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.

Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @kuasagelap.id dan saksikan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mulai 8 Oktober 2026 di seluruh bioskop Indonesia.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia

Trending Now