ALLPack Indonesia 2026 Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara, Bidik 90.000 Pengunjung

ALLPack Indonesia 2026 Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara, Bidik 90.000 Pengunjung

Oktober 16, 2026 | Oktober 16, 2026 WIB Last Updated 2026-10-16T01:29:12Z
Jakarta,detiksatu.com || Industri kemasan Indonesia diproyeksikan tumbuh sekitar 5–6% sepanjang 2026. Peningkatan aktivitas perdagangan elektronik atau e-commerce serta pelaksanaan program pangan nasional yang menargetkan penyediaan 190 juta porsi makanan per hari menjadi faktor pendorong meningkatnya kebutuhan kemasan di berbagai sektor industri.

Melihat potensi tersebut, Krista Exhibitions Group kembali menggelar ALLPack Indonesia 2026, pameran internasional industri pengemasan dan pengolahan yang akan berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.

Memasuki penyelenggaraan ke-25, ALLPack Indonesia 2026 akan menghadirkan lebih dari 1.600 peserta pameran dari 42 negara, termasuk 10 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Pameran ini menargetkan lebih dari 90.000 pengunjung bisnis dari lebih dari 30 negara.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan ALLPack Indonesia menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui perluasan akses pasar, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kolaborasi antara pelaku industri dalam negeri dan internasional.

“ALLPack Indonesia 2026 mencatat pertumbuhan jumlah peserta pameran sebesar 15%, mencerminkan kepercayaan industri terhadap pasar pengolahan dan pengemasan di Indonesia,” ujar Daud dalam keterangan terkait penyelenggaraan pameran tersebut.

Menurutnya, ALLPack Indonesia terus berkembang menjadi platform yang mempertemukan pelaku industri, produsen teknologi, distributor, pembeli, serta berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri.

Melalui pameran ini, Krista Exhibitions berharap terbuka lebih banyak peluang bisnis, peningkatan adopsi teknologi, serta penguatan daya saing industri pengemasan dan pengolahan Indonesia di pasar global.

Perluas Ekosistem Industri dan Rantai Pasok

ALLPack Indonesia 2026 diselenggarakan bersamaan dengan sejumlah pameran pendukung, yakni ALLPlas, ALLProcess, ALL Beverage Technology, IPEX, dan FoodTech Indonesia.

Pameran ini juga menghadirkan ALL Cold Chain yang berfokus pada teknologi rantai pendingin, penyimpanan berpendingin, dan distribusi produk dengan pengendalian suhu. Selain itu, Indonesia Maritime & Logistics Expo menampilkan solusi sektor maritim, transportasi, pergudangan, dan logistik.

Sementara itu, ALL Agri Expo berfokus pada sektor pertanian dan agribisnis melalui berbagai teknologi, mesin, peralatan, serta solusi produksi dan pengolahan hasil pertanian.

Kehadiran berbagai pameran tersebut diharapkan memperkuat konektivitas rantai pasok, memperluas kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang perdagangan baru bagi pelaku industri.

Industri pengemasan sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung sektor makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, perawatan pribadi, hingga perdagangan elektronik. Perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan teknologi mendorong industri menghadirkan kemasan yang inovatif, fungsional, efisien, aman, serta memperhatikan aspek keberlanjutan.

IPF Tekankan Inovasi dan Keberlanjutan

Business Development Director Indonesian Packaging Federation (IPF), Ariana Susanti, menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan daya saing industri pengemasan Indonesia.

IPF berkomitmen mendukung pertumbuhan industri melalui edukasi, pengembangan teknologi, penguatan jejaring bisnis, serta peningkatan pemahaman terhadap standar dan regulasi.

“Kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, dan teknologi baru menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan,” ungkap Ariana.

Ia berharap partisipasi IPF dalam ALLPack Indonesia 2026 dapat menjadi wadah bagi pelaku industri untuk memperoleh informasi terkini, menemukan solusi bisnis, serta membangun kemitraan strategis menuju industri pengemasan yang kompetitif dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan pameran ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Hadirkan Business Matching dan Lebih dari 55 Seminar

Selain menampilkan teknologi dan inovasi industri, ALLPack Indonesia 2026 akan menghadirkan lebih dari 55 seminar dan talk show yang membahas perkembangan teknologi, tantangan industri, keberlanjutan, dan regulasi di sektor farmasi, makanan dan minuman, plastik, serta pengolahan.

Sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain seminar IPF bertajuk Key Trends Shaping the Future of Packaging, pembahasan daur ulang plastik oleh Indonesian Plastics Recyclers (IPR), serta diskusi Indonesian Olefin, Aromatic, and Plastic Industry Association (INAPLAS) mengenai tantangan dan tren masa depan industri plastik.

Agenda lainnya mencakup forum industri biofarmasi bersama GP Farmasi dan PMMC, pembahasan kewajiban lingkungan dan daya saing industri bersama Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), serta diskusi mengenai klaim, penandaan, dan iklan produk suplemen kesehatan bersama APSKI.

ALLPack Indonesia 2026 juga menghadirkan program business matching untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon pembeli, distributor, asosiasi, dan mitra bisnis internasional.

Program tersebut mencakup penjajakan kerja sama industri farmasi Iran–Indonesia, pertemuan bisnis sektor makanan dan minuman bersama GAPMMI, serta sektor katering dan jasa boga bersama IKABOGA, PPJI, dan APJI.

Selain itu, tersedia pertemuan bisnis sektor farmasi bersama GP Farmasi, suplemen kesehatan bersama APSKI, serta industri plastik dan daur ulang bersama IPR.

Peluang ekspansi pasar turut diperkuat melalui Export to China Program dan pertemuan bisnis Italia–Indonesia yang memungkinkan perusahaan menjajaki kerja sama teknologi maupun perdagangan melalui pertemuan langsung antarpelaku usaha.

IPF bersama Asian Packaging Federation (APF) juga akan menggelar seminar bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bertema Investment Opportunities and Incentives in Indonesia in the Packaging Industry. Rangkaian acara turut memperkenalkan teknologi terbaru industri kemasan dari sejumlah negara, termasuk Italia, Jepang, dan China.

Melalui rangkaian pameran, seminar, demonstrasi teknologi, dan pertemuan bisnis tersebut, ALLPack Indonesia 2026 diharapkan menjadi ruang strategis bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan, mengembangkan inovasi, dan menjajaki peluang investasi.

ALLPack Indonesia 2026 terbuka bagi pelaku industri, pembeli, distributor, importir, eksportir, serta profesional dari berbagai sektor, termasuk pengemasan, pengolahan pangan, farmasi, kosmetik, manufaktur, percetakan, logistik, industri kimia, dan kebutuhan rumah tangga.

Pameran ini akan berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, dengan menghadirkan berbagai solusi teknologi dan peluang kemitraan bagi pengembangan industri nasional.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • ALLPack Indonesia 2026 Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara, Bidik 90.000 Pengunjung

Trending Now