Tanjab Timur, detiksatu.com || Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur pedesaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, dan kesadaran bernegara di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dilaksanakan di ruang belajar sementara Madrasah Nurul Ihsan, Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ini menghadirkan Danramil 419-05/Geragai, Kapten Inf Boimin, sebagai pemateri. Penyuluhan tersebut diikuti masyarakat bersama jajaran perangkat desa dengan tujuan memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta mengimplementasikan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Boimin menegaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan landasan fundamental dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan semangat persatuan.
Ia menjelaskan, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga kehidupan sosial masyarakat desa. Sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, membantu sesama, serta membangun budaya gotong royong merupakan bentuk konkret pengamalan nilai kebangsaan.
“Wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila. Semangat persatuan tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi dapat dimulai dari menjaga kerukunan, saling membantu, dan memperkuat gotong royong di lingkungan masing-masing,” ungkap Kapten Inf Boimin di hadapan peserta penyuluhan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keberagaman merupakan realitas kehidupan bangsa Indonesia yang harus disikapi secara bijaksana. Perbedaan latar belakang, pandangan, maupun kepentingan tidak semestinya menjadi pemicu perpecahan, melainkan harus dikelola sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Menurutnya, kesadaran untuk menjaga persatuan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan memperkuat toleransi dan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang kondusif sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan di wilayahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0419/Tanjab sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130, Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan memiliki kedudukan strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa.
Menurutnya, pembangunan fisik berupa infrastruktur jalan, sarana air bersih, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter serta kesadaran kebangsaan masyarakat.
“Pembangunan melalui program TMMD tidak semata-mata diukur dari tersedianya infrastruktur fisik. Penguatan karakter, wawasan kebangsaan, dan semangat persatuan juga merupakan aspek penting yang harus mendapatkan perhatian. Infrastruktur yang semakin baik perlu diimbangi dengan masyarakat yang memiliki kesadaran kebangsaan, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga keutuhan bangsa,” tegas Letkol Inf Zulhiardi.
Ia berharap, materi yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat Desa Merbau, sehingga nilai-nilai nasionalisme tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
Dandim juga menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara kemajuan pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat yang memiliki karakter tangguh, rasa persatuan yang kuat, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan kesadaran berbangsa masyarakat Desa Merbau semakin kuat. Kemajuan pembangunan harus berjalan seiring dengan penguatan karakter, persatuan, dan kebersamaan. Dengan demikian, hasil program TMMD dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pelaksanaan penyuluhan Wawasan Kebangsaan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan teritorial TNI dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan sosial di wilayah sasaran TMMD.
Melalui perpaduan sasaran fisik dan nonfisik, program TMMD ke-130 Kodim 0419/Tanjab diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.(Hen)