Bupati nias utara Amizaro waruwu suarakan pemerataan listrik dalam simposium energi nasional

Bupati nias utara Amizaro waruwu suarakan pemerataan listrik dalam simposium energi nasional

Oktober 16, 2026 | Oktober 16, 2026 WIB Last Updated 2026-10-16T05:37:34Z

Tanggerang,detiksatu.com || Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd., menghadiri undangan resmi Simposium Energi Nasional sebagai penanggap dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) di Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Dalam forum nasional tersebut, Bupati Nias Utara menyampaikan aspirasi masyarakat Kepulauan Nias mengenai persoalan ketersediaan dan pemerataan akses listrik, khususnya di sejumlah desa dan dusun yang hingga kini masih menantikan pelayanan kelistrikan secara menyeluruh.

Penyampaian aspirasi tersebut menjadi perhatian penting karena ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup, pendidikan, pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok.

Di hadapan peserta simposium, Amizaro Waruwu mengangkat kondisi yang dihadapi masyarakat Nias berdasarkan persoalan dan kebutuhan sesuai yang terjadi di lapangan. Aspirasi tersebut menegaskan pentingnya perhatian serius pemerintah pusat, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bersama pihak terkait untuk mendorong pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Kepulauan Nias.

Persoalan elektrifikasi di wilayah pedesaan dan dusun terpencil membutuhkan langkah konkret, perencanaan yang terukur, serta koordinasi lintas sektor agar masyarakat dapat menikmati pelayanan energi secara adil dan berkelanjutan.

juli e. restu war apresiasi keberanian menyuarakan aspirasi masyarakat

Salah satu perwakilan aktivis pemuda Kepulauan Nias di Jakarta, Juli E. Restu War, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, yang membawa persoalan pemerataan listrik ke dalam forum simposium berskala nasional.

Menurut Juli E. Restu War, penyampaian aspirasi tersebut merupakan langkah penting dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat Kepulauan Nias, terutama warga desa dan dusun yang belum menikmati penerangan listrik secara menyeluruh.

Ia menilai bahwa suara masyarakat di wilayah pelosok perlu disampaikan secara terbuka, berdasarkan kondisi faktual, serta didukung data yang memadai agar memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari para pemangku kebijakan.

“Persoalan listrik bukan sekadar masalah penerangan, melainkan menyangkut keadilan pembangunan dan hak masyarakat untuk memperoleh akses energi yang memadai. Aspirasi masyarakat desa dan dusun di Kepulauan Nias harus terus disuarakan agar mendapatkan perhatian serius serta solusi konkret dari pemerintah,” demikian penegasan yang mencerminkan aspirasi perjuangan pemerataan energi bagi masyarakat Nias.

Juli E. Restu War juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, penyedia layanan kelistrikan, dan elemen masyarakat untuk memastikan bahwa persoalan yang disampaikan dalam forum nasional tidak berhenti pada pembahasan, tetapi berlanjut menjadi agenda penyelesaian yang jelas.

dorong tindak lanjut konkret pemerintah pusat

Partisipasi Bupati Nias Utara dalam Simposium Energi Nasional menjadi momentum untuk memperkuat penyampaian aspirasi daerah mengenai pemerataan energi. Persoalan akses listrik di wilayah terpencil membutuhkan perhatian berkelanjutan, pemetaan kebutuhan yang akurat, serta kejelasan tahapan penyelesaian dari pihak-pihak yang berwenang.

Pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM, diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan elektrifikasi di Kepulauan Nias melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak penyedia tenaga listrik sesuai kewenangannya.

Pemerataan listrik harus menjadi bagian dari komitmen pembangunan nasional yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di desa dan dusun terpencil. Tanpa akses energi yang memadai, upaya meningkatkan kesejahteraan, memperluas kesempatan ekonomi, dan memperkuat kualitas pelayanan publik akan menghadapi berbagai hambatan.

Bagi masyarakat Kepulauan Nias, harapan terhadap hadirnya listrik secara merata bukan sekadar tuntutan pembangunan, melainkan kebutuhan nyata yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, aspirasi yang disampaikan dalam Simposium Energi Nasional diharapkan memperoleh perhatian serius dan ditindaklanjuti melalui langkah nyata, terukur, serta berkelanjutan.

Pemerataan listrik harus menjadi komitmen bersama. Masyarakat di pelosok Kepulauan Nias berhak mendapatkan perhatian pembangunan yang setara, sehingga tidak ada desa maupun dusun yang tertinggal dalam menikmati akses energi untuk kehidupan yang lebih layak. ( Red ) Setiaman Z.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati nias utara Amizaro waruwu suarakan pemerataan listrik dalam simposium energi nasional

Trending Now