Wamena,detiksatu.com II Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada pagi hari ini, Rabu (15/10), terpantau berawan sebagian hingga udara kabur (kabut asap) dengan suhu sekitar 17°C dan kelembapan mencapai 85%. Kondisi tersebut terlihat dari pantauan visual di wilayah Lembah Baliem yang diselimuti kabut tipis.
Berdasarkan informasi resmi dari BMKG Stasiun Meteorologi Wamena, wilayah Papua Pegunungan saat ini sebenarnya masih berada dalam periode musim kemarau. Fenomena udara kabur yang terjadi bukan berasal dari faktor lokal Wamena, melainkan kabut asap tipis kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari daerah sekitarnya.
"Kepala Stasiun Meteorologi Wamena menjelaskan, pada musim kemarau, angin membawa partikel asap dari titik-titik karhutla ke wilayah Wamena sehingga jarak pandang sedikit berkurang dan udara terasa kabur.
"Kombinasi Kabut asap kiriman karhutla+Awan renda tembal yang menutupi lembah Baliem Wamena Udara tertutup Total (overcast) Sesuai Laporan BMKG suhu,17°C dan Kelembapan 85℅
,Kamis, 15 Oktomber 2026.
1. Masyarakat diharapkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
2. Mengurangi aktivitas luar ruangan jika kabut asap menebal.
3. Tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, dan sampah sembarangan.
4. Selalu memantau informasi cuaca resmi hanya dari BMKG melalui aplikasi Info BMKG atau media sosial resmi BMKG Wamena.
5. Waspada potensi Ispa akibat paparan kabut asap.
BMKG memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi atmosfer dan memberikan update terbaru jika terjadi perubahan cuaca signifikan.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, dan tidak mudah percaya pada informasi hoaks yang tidak bersumber dari BMKG,
Reporter. Andi Kogoya