Kunjungan Wamenpu Ri Pastikan Normalisasi dan Optimalisasi penanganan intrusi Air Asin di Rawa Pisang

Kunjungan Wamenpu Ri Pastikan Normalisasi dan Optimalisasi penanganan intrusi Air Asin di Rawa Pisang

Oktober 15, 2026 | Oktober 15, 2026 WIB Last Updated 2026-10-15T14:27:53Z
Lampung Selatan, detiksatu.com || Wakil Menteri Pu RI, Ir. Diana Kusumastuti, M.T. melakukan kunjungan kerja ke areal persawahan Rawa pisang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis 15 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau langsung progres normalisasi serta optimalisasi penanganan intrusi air asin Serta pengangkatan sedimen di kawasan Rawa pisang.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut rombongan dari Kementerian Pu, Sekda kab Lampung Selatan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Camat Palas serta kelompok tani dan gapoktan Rawa pisang.

Wamen Pu Ir. Diana Kusumastuti, M.T. menegaskan, penanganan intrusi air asin serta pengangkatan sedimen dan penyelamatan 8.000 ha lahan pertanian dari kekeringan DIR way pisang menjadi langkah penting untuk mengantisipasi masuknya air asin ke areal pesawahan.

Sementara itu kepala BBWS mesuji menjelaskan Daerah irigasi rawa (DIR) rawa pisang berada dikabupaten Lampung Selatan. Unit pelaksana teknis pada DIR pisang yaitu UPT Palas dan UPT Seragi. Daerah irigasi rawa pisang memiliki luas layanan baku seluas 10.525 ha.

Pelaksanaan penanganan diantaranya adalah:
1. Pengangkatan sedimen saluran sungsang sepanjang 1.330 m.
2. Pemompaan air sungai way sekampung menuju saluran menggunakan mobile pump sepanjang 700 m.
3. Pengangkatan sedimen SPS seragi sepanjang 3.200 m.
4. Pengangkatan sedimen SPP Sekampung sepanjang 3.000 m.
5. Pengkatan sedimen SPP SPS Bali agung sepanjang 3.000 m.
6. Perbaikan pintu tabat gayau sebanyak 4 unit pintu.
7. Perbaikan pintu pembuang sebanyak 13 unit pintu.
8. Pemasangan gorong gorong 2 unit dengan total panjang 30 m.

Para petani Rawa pisang menyambut baik kunjungan Wamen tersebut. Mereka berharap perhatian pemerintah pusat ini dapat menjaga produktivitas padi tetap stabil meski memasuki musim kemarau yang sangat extrim.

Dengan adanya penanganan intrusi air asin dan pengangkatan sedimen ini, diharapkan areal persawahan Rawa pisang seluas ribuan hektare aman dari ancaman banjir dan gagal panen akibat air asin.
(Sukre)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kunjungan Wamenpu Ri Pastikan Normalisasi dan Optimalisasi penanganan intrusi Air Asin di Rawa Pisang

Trending Now